-->

Lainnya Toggle

Rame-rame Menolak SOPA-PIPA

New York – Meski tidak menggelapkan layar (blackout), Facebook ikut menentang Rancangan Undang-Undang Stop Pembajakan Online (SOPA) dan Rancangan Undang-Undang Perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual (PIPA) di Amerika Serikat.

Melalui akun pribadinya, pendiri Facebook Mark Zuckerberg, mengungkapkan pendapatnya tentang aturan tersebut. Menurut Zuck, Internet merupakan perangkat yang kita miliki yang berkekuatan besar untuk menciptakan dunia lebih terbuka dan saling terhubung. Karena itu, suatu aturan yang buruk tidak bisa dibiarkan begitu saja masuk ke dalam jejaring Internet.

“Facebook menentang SOPA dan PIPA, dan kami akan terus menentang setiap hukum yang bakal mencederai Internet,” tulis Zuck di dinding Facebook-nya.

Sejalan dengan pemikiran penciptanya, Facebook pun memberi pernyataan serupa. Dalam laman Anti-Picary Bills, Facebook beranggapan pembajakan secara online dan pelanggaran hak cipta merupakan satu masalah serius dan dapat menimbulkan dampak ekonomi.

“Akan tetapi, kami percaya kalau PIPA dan SOPA yang diusulkan oleh Kongres bukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini karena RUU ini bisa menyebabkan kerusakan besar yang berdampak kepada Internet,” tulis Facebook.

Saat ini banyak situs yang berfungsi sebagai pendorong utama inovasi, pencipta lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi abad 21. Karena aturan itu membuat aturan yang terlalu luas, Facebook khawatir nantinya akan menghambat inovasi, pertumbuhan, dan investasi perusahaan. Facebook berpendapat SOPA-PIPA bisa menciptakan masalah bagi perusahaan Internet serta bisa menghambat kebebasan berekspresi dan melemahkan perkembangan Internet.

Akibat rancangan beleid tersebut, laman populer Wikipedia, Rabu, 18 Januari 2012, menutup situs berbahasa Inggrisnya selama 24 jam sebagai protes atas pembahasan dua rancangan undang-undang anti-pembajakan di Kongres Amerika Serikat. Blackout yang ditunjukkan situs tersebut meninggalkan sebuah pesan, “Bayangkan dunia tanpa pengetahuan bebas.”

Aksi blackout Wikipedia juga didukung situs lainnya, seperti BoingBoing, Mozilla, WordPress, Reddit, TwitPic, Moveon.org, dan IcanHasCheezBurger. Solidaritas juga datang dari mesin raksasa pencari data, Google, dengan membuat pesan, “Katakan kepada Kongres: tolong jangan sensor situs.”

SOPA-PIPA pertama kali dimunculkan pada 26 Oktober 2011. Pada 16 November dan 15 Desember 2011, beleid tersebut telah dibahas oleh Komisi Hukum di Kongres Amerika. Aturan yang akan kembali digodok pada Januari 2012 ini bertujuan memberantas penjarahan film-film Amerika, musik, buku, atau menulis di world wide web (www).

Kongres masih membahas RUU SOPA dan RUU PIPA. Terhadap siapa saja yang melanggar SOPA dan PIPA, akan dikenakan sanksi.

Misalnya, jika seseorang tanpa izin menggunakan produk yang diatur dalam SOPA dan PIPA, orang tersebut akan digiring ke penjara. Terhadap situs yang terbukti memfasilitasi pembajakan, akan diambil tindakan penutupan.

Gagasan lahirnya dua rancangan undang-undang anti-pembajakan itu bertujuan mencegah mengalirnya uang ke para pembajak hak cipta atau kekayaan intelektual warga Amerika Serikat. Namun, bagi dunia industri Internet, dua legislasi ini membahayakan semangat untuk mendapatkan informasi secara bebas dari Internet.

Sekelompok pendukung dua rancangan undang-undang anti-pembajakan, seperti Motion Picture Association of Amerika dan Kamar Dagang Amerika Serikat, berargumen bahwa inovasi dan pekerjaan di dunia industri konten kreatif terancam oleh bertumbuhnya pembajakan Internet. Situs-situs di luar negeri dianggap sebagai tempat aman bagi pembajak Internet.

THENEXTWEB | MARIA RITA| CORNILA DESYANA

*)Tempo.co, 19 Januari 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan