-->

Lainnya Toggle

Mahasiswa 'Duduki' Perpustakaan Demi UAS

CALIFORNIA – Mahasiswa University of California, San Diego (UCSD) bermalam di depan perpustakaan kampus pada minggu ujian akhir semester (UAS). Aksi ini mereka lakukan sebagai protes atas kebijakan kampus yang tidak lagi membuka perpustakaan selama 24 jam.

Awal pekan ini, para mahasiswa memboyong matras, selimut, dan berbagai buku pelajaran mereka ke depan perpustakaan pusat kampus. Selain bermalam, mereka juga membuka paksa pintu perpustakaan. Segera setelah pintu berhasil dibuka, rombongan mahasiswa ini pun menyerbu masuk.

“Kami bukan ingin masuk dan berpesta di sana. Kami hanya ingin belajar untuk UAS,” kata seorang siswa kepada NBC San Diego seperti dikutip Huffington Post, Sabtu (10/12/2011).

Pusat Perpustakaan dan Layanan Komputasi Instruksional, alias perpustakaan CLICS, yang ‘diduduki’ mahasiswa tadi sebelumnya beroperasi 24 jam selama periode UAS. Tapi, perpustakaan ini terimbas kebijakan pemotongan anggaran kampus dan terpaksa buka pada jam operasional tertentu saja.

Pemotongan anggaran memang memaksa UCSD menutup tiga perpustakaan mereka. Sedangkan perpustakaan utama Geisel dianggap kurang memadai untuk menampung seluruh mahasiswa yang sedang menghadapi UAS.

Administrator kampus baru tiba di lokasi setelah  para mahasiswa berhasil masuk perpustakaan.

Wakil Rektor Senior untuk Urusan Akademik UCSD Suresh Subramani mengatakan, universitas siap untuk mengabaikan tindakan masuk dengan paksa. Di Amerika Serikat, tresspassing (masuk dengan paksa) memang dianggap sebagai sebuah tindakan kriminal serius.

“Situasi ini masih bisa diperdebatkan,” kata Suresh. “Kami sedang dalam perjalanan kami dengan kunci untuk membukanya.”

Pihak kampus kini membuka perpustakaan dan membiarkan para mahasiswa belajar di sana. Mereka juga membuka perpustakaan Geisel 24 jam sehari selama minggu UAS.(rfa)

*)okezone 10 desember 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan