-->

Kronik Toggle

Lan Fang Meninggal Dunia

SURABAYA – Kota Surabaya, bahkan juga Indonesia, kehilangan salah satu sastrawan hebat. Dia adalah Lan Fang.

Informasi yang diterima beritajatim.com, Lan Fang meninggal dunia di RS Mont Elisabet Singapura, Minggu (25/12/2011) siang. Lebih dari sebulan ini, kondisi Lan Fang memang sudah drop.

Penyair sekaligus penulis novel tersebut sempat dirawat di RKZ selama dua minggu lalu pindah ke rumah sakit Adi Hudada Surabaya selama seminggu. Tetapi karena kondisinya belum membaik, pihak keluarga berencana membawa Lan Fang ke Guangzhou.

“Lan Fang tidak jadi dibawa ke Guangzhou tetapi ke Singapura. Sampai kemudian khabar duka itu saya terima,” ujar penyair Mardi Luhung, salah satu kawan dekat Lan Fang, Minggu (25/12/2011).

Mardi menuturkan, jenazah Lan Fang bakal disemayamkan di tanah air. “Jenazah akan dibawa dibawa ke rumah duka di Pepelegi Kabupaten Sidoarjo, Senin besok,” imbuhnya.

Sementara itu, Sabrot D Malioboro (Ketua Dewan Kesenian Surabaya) menuturkan, Lan Fang merupakan fenomena baru dalam tradisi sastra di Surabaya. Dia tidak hanya berkutat dengan eksplorasi teks prosa. Lebih dari itu, Lan Fang menganggap perlu adanya komunikasi dengan berbagai kalangan yang berkaitan dengan karya sastra.

Ditambahkannya, Lan Fang juga getol belajar pada pengarang-pengarang senior. “Namun yang utama, karya Lan Fang memang layak untuk diapresiasi,” ujar Sabrot, beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui, Lan Fang merupakan penulis produktif kelahiran Banjarmasin, 5 Maret 1970. Sejak kuliah di Ubaya hingga sekarang, dia bertempat tinggal di Sidoarjo. Novelnya yang terbaru ‘Ciuman di Bawah Hujan’ (2010).  (Ribut Wijoto)

Sumber: Portal beritajatim.com, 25 Desember 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan