-->

Kronik Toggle

Sidang Bom Buku Dilanjutkan Hari Ini

JAKARTA – Terdakwa teroris jaringan bom buku Pepi Fernando akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, hari ini. Sidang yang juga menghadirkan mantan kameramen televisi swasta, Imam Mukhammad Firdaus, beragendakan putusan sela majelis hakim.

“Hari ini sidang lanjutan perkara teroris jaringan bom buku dengan terdakwa, Pepi Fernando dan eksekotur,  Hendy dan mantan kameramen, Imam Mukhammad Firdaus, beragendakan putusan sela dari majelis hakim,” ucap kuasa hukum Pepi Fernando, Nurlan saat dihubungi wartawan, Senin (21/11/2011)

Terkait waktu sidangnya, kata Nurlan, sidang kemungkinan akan dimulai pada pukul 11.00 Wib.

Sebelumnya pada sidang pembacaan tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi terdakwa, Penuntut umum menyatakan, menolak eksepsi yang diajukan, Pepi Fernando, Hendy dan terdakwa Imam Firdaus.

Dalam surat dakwaannya JPU mendakwa Sutradara Bom buku dan Serpong, Pepi Fernando, Pasal 14 jo 6, pasal 14 jo 7 dan pasal 14 jo 9 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Terdakwa merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk melakukan tindakan terorisme.

Selain itu Pepi Fernando, juga dikenai pasal 15 jo 6, pasal 15 jo pasal 9 Undang-Undang Terorisme. Pepi Fernando terancam maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Begitu pula dengan terdakwa Heny, JPU mendakwa Sebelumnya Jaksa dalam dakwaanya mendakwa terdakwa Eksekutor bom Puspitek dan gereja Christ Cathedral, Serpong, Tangerang, Hendi Suhartono dengan pasal 15 jo pasal 6 tentang tindak pidana terorisme berdasar UU No 12 tahun 2002.

Eksekutor bom Puspitek dan gereja Christ Cathedral, Serpong, Tangerang, Hendi Suhartono terancam 15 tahun penjara.

*) Sindonews, 21 Nopember 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan