-->

Kronik Toggle

Kamus Pertama di Indonesia soal Istilah Pertelevisian

Kamus Istilah Pertelevisian diterbitkan Penerbit Buku Kompas dan ditulis Leli Achlina dan Purnama Suwardi, keduanya praktisi televisi nasional, yang merasa terpanggil merangkum dan menulis berbagai istilah pertelevisian.

Kamus setebal 208 halaman ini adalah kamus pertama di Indonesia yang khusus merangkum semua istilah pertelevisian yang digunakan secara internasional. Dibandingkan dengan kamus-kamus pertelevisian sebelumnya, kamus ini tidak mencampuradukkan antara istilah pertelevisian dan film.

Awang Ruswandi dalam catatan editornya pada terbitan ini menekankan, Kamus Istilah Pertelevisian ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam menyajikan istilah-istilah yang biasanya digunakan dalam berbagai aspek yang hidup dalam industri pertelevisian. Hal tersebut yang membedakan kamus ini dengan kamus istilah televisi lainnya.

Kamus ini merangkum berbagai istilah di bidang jurnalistik, produksi televisi, bahkan promosi dan manajemen televisi.

Kamus Istilah Pertelevisian
ini juga berupaya menjelaskan istilah pertelevisian dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia yang sudah menjadi bahasa universal televisi dan digunakan secara umum dalam dunia pertelevisian di mana pun.

Leli dan Purnama dalam menulis Kamus Istilah Pertelevisian ini juga berupaya untuk memenuhi kesetaraan jender. Istilah-istilah yang digunakan untuk mengeliminasi bias gender pada profesi dalam pertelevisian, misalnya istilah camera person dari cameraman dan diterjemahkan menjadi operator kamera, begitupun lightingman dialihbahasakan menjadi penata cahaya.
*)Kompas, 18 November 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan