-->

Resensi Toggle

Kabar Resensi Pekan Kedua Nopember 2011

KABAR BUKU Edisi Khusus RESENSI yang disiarkan RADIO BUKU bekerjasama dengan portal berita indonesiabuku.com. Kabar sepekan resensi buku di sejumlah media di Indonesia. Disusun oleh Aya Hidayah dan dibacakan Ardyan Erlangga.

Lampuki

Karya Arafat Nur

Resensi ditulis Damhuri Muhammad

Dimuat KOMPAS 13 Nopember 2011

Lampuki dirujuk dari nama sebuah kampung di wilayah pasai adalah realitas remuknya kepercayaan lantaran trauma perang dan iklim ketertindasan yang bagai tidak pernah khatam. Novel berkisah tentang remah-remah militansi seorang pemberontak bernama Ahmadi. Bila sedang aman, lelaki kekar berkumis tebal itu turun gunung, menyulut nyala gairah anak-anak muda Lampuki. Berjanji meluk perihal martabat dan kejayaan bangsa Aceh masa datang bila terbebas dari “penjajahan” orang-orang seberang. Mulut besar si Kumis Tebal itu berbusa-busa, meneriakan ajakan berperang di balai-balai pengajian, kedai-kedai kopi dan Pasar Simpang. Tidak banyak yang tergiur. Alih-alih mengamini, mereka malah sibuk mencari alibi. Sebagian besar malah rela membayar “pajak” ketimbang masuk keluar hutan bersama laskar pimpinan Ahmadi.

The Shallows: Internet Mendangkalkan Cara Berpikir Kita?

Karya Nicholas Carr

Resensi ditulis Acep Muslim

Dimuat KORAN TEMPO, 13 Nopember 2011

Internet, lepas dari isi dan cara menggunakannya, sedikit-banyak memberi dampak tertentu bagi pemakainya. Penulis mengemukakan argumen neurologis tentang bagaimana Internet mempengaruhi otak dan cara bertindak manusia. Semua sirkuit saraf kita baik yang terlibat dalam rangsangan merasa, melihat, mendengar, bergerak, berpikir, belajar, memahami, maupun mengingat bisa berubah. Dari “Membaca Buku yang Tidak Selesai Hingga Pikiran yang Dangkal”, salah satu dampak nyata penggunaan Internet terhadap otak, menurut penulis adalah kian sulitnya otak pengguna Internet berkonstrentasi ketika membaca buku. Ia hanya mampu membaca beberapa halaman, kemudian merasa gelisah, dan mulai mencari-cari hal yang lebih menarik dalam buku itu. Atau bosan lalu berhenti membaca. Itu terjadi karena orang terbiasa menggunakan Internet biasa membaca teks-teks yang pendek dan gurih dengan banyak tautan (link) di sekitarnya.

Memoar Seorang Digulis

Karya Mohammad Bondan

Resensi ditulis Hudan Dardiri

Dimuat JAWA POS, 13 Nopember 2011

Dalam torehan tinta sejarah, nama Mohammad Bondan terukir sebagai salah seorang pahlawan bangsa yang turut merintis kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan nasionalismenya bermula ketika dia masuk sebagai anggota Perserikatan Nasional Indonesia (PNI). Perjuangan Bondan  melalui PNI tidak begitu signifikan karena pada 25 februari 1934 terjadi penangkapan besar-besaran yang menimpa semua anggota PNI. Bondan yang menjabat komisaris umum harus rela disekap di penjara bersama anggota lain. Tak hanya itu, perjuangan Bondan untuk membangun perekonomian bangsa diwujudkan pula dengan mengupayakan kemungkinan perdagangan antara Indonesia dan Australia.

Pendidikan Karakter di Sekolah

Karya Moh. Said

Resensi ditulis Amang Mawardi

Dimuat JAWA POS, 13 Nopember 2011

Kunci sukses keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas karakter masyarakatnya, yang menyangkut sikap dan perilaku kondusif untuk bisa maju. Intinya keberhasilan suatu bangsa bergantung pada modal sosial, bukan oleh kayanya sumber daya alam, luasnya geografi, atau banyaknya jumlah penduduk semata. Negara yang mempunyai modal sosial yang tinggi, masyarakatnya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Punya rasa kebersamaan yang tinggi, punya rasa saling percaya, baik vertikal maupun horizontal yang tinggi, dan rendahnya tingkat konflik. Oleh sebab itu, pendidikan karakter perlu diberikan sejak dini.

Agama-Agama Besar Masa Kini

Karya Su’fuat Mansyur

Resensi ditulis Tommy Setiawan

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 13 Nopember 2011

Banyak agama dan aliran-aliran yang tentunya sangat menarik untuk kita telusuri lebih dalam. Mengapa agama dan aliran itu mudah lahir? Sebenarnya agama itu apa dan bagaimana sejarah agama itu bisa muncul. Buku berjudul “Agama-Agama Besar Masa Kini” menjelaskan seputar agama-agama besar masa kini dan juga sejarah lahirnya, kitab-kitabnya, ajaran-ajaran dari setiap agama yang ada. Buku yang terdiri dari tujuh bab ini cukup memberikan gambaran dan pencerahan bagi kita yang ingin mengetahui seluk-beluk seputar agama-agama masa kini.

Menundukan Media Masa

Karya Jamsari

Resensi ditulis  Sudaryanto SPd

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 13 Nopember 2011

Buku ini terbagi dalam 6 bab. Bab pertama diuraikan pengertian, artikel, jenis artikel jurnalistik dan bentuk artikel jurnalistik. Kemudian bab 2 yang menguraikan segi teknis penulisan opini, artikel serta penulisan keduanya. Sedangkan bab 3 dan 4 merupakan lanjutan dari bab sebelumnya yaitu tentang kiat menulis opini dan artikel di media masa. Buku ini menumbuhkan keinginan dan keberanian diri menulis di media masa.

The Constitutional Law of Indonesia: A Comprehensive Overview

Karya Jimly Asshiddiqie

Resensi ditulis  Lita Tyesta

Dimuat SUARA MERDEKA, 13 Nopember 2011

Pembahasan buku ini dimulai dengan pendefinisian dan duduksoal cakupan hukum tata negara dengan merujuk pada pendapat sejumlah pakar dari dalam maupun luar negeri. Selanjutnya diuraikan tentang perkembangan konstituti Negara Indonesia.

Busyro Muqoddas: Penyuara Nurani keadilan

Karya Elza Fariz dan Nur Agus Susanto

Resensi ditulis Igy

Dimuat TRIBUN JOGJA, 13 Nopember 2011

Buku berjudul Busyro Muqoddas: Penyuara Nurani keadilan ini mengisahkan perjalanan hidup Busyro serta pemikiran-pemikirannya, khususnya dalam penegakkan hukum di Indonesia. Rangkuman dari perjalanan hidup Busyro sejak usia remaja, menjadi fotografer lepas, Anggota Komisi Yudisial periode 2005-2010 hingga menduduki jabatan penting sebagai ketua KPK hingga saat ini. Diuraikan sistematis dalam buku ini. Buku ini juga berisi refleksi pengalaman-pengalaman pria kelahiran Yogyakarta  tersebut, sejak kuliah di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, lalu menjadi pengacara HAM beserta berbagai kasus yang pernah dihadapinya saat menjabat sebagai ketua KPK.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan