-->

Kronik Toggle

Eksepsi Terdakwa Teroris Pepi Fernando Ditolak

JAKARTA – Terdakwa teroris jaringan bom buku Pepi Fernando telah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Sidang kali ini dipimpin oleh Ketua Hakim Moestofa.

Dalam pembacaan keputusan oleh ketua hakim telah menolak eksepsi yang dibacakan oleh penasihat hukum terdakwa Pepi Fernando.

“Eksepsi yang dibacakan pada sidang sebelumnya dinyatakan ditolak, karena nota keberatan penasihat hukum tidak beralasan,” ucap Moestofa saat membacakan surat keputusan kepada Pepi Fernando di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (21/11/2011).

Mostofa menolak semua eksepsi terdakwa dan akan melanjutkan perkara tersebut. “Menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa seluruhnya, memerintahkan untuk melanjutkan pekara. Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 24 November 2011 dengan agenda mendengarkan saksi-saksi,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam pembacaan eksepsi salah satu kuasa hukum terdakwa teroris Pepi Fernando, membantah, bahwa kliennya adalah pencetus ide untuk melakukan aksi terorisme di Indonesia.

Pepi Fernando melakukan ini hanya karena termotivasi dari orang lain yakni Abdul Rasyid alias Kholis ketika bergabung di majelisnya, Kholis Amir NII di wilayah Sumatera. Terdakwa tertarik karena setiap pertayaan yang disampaikan terdakwa itu dijawab dengan dalil-dalil dan terdakwa mendapatkan beberapa buku panduan tentang berjihad, dan sejak itu, terdakwa ingin melakukan jihad dan memperdalam agama.

(ful)

*) sindonews, 21 Nopember 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan