-->

Kronik Toggle

Bedah Buku Jadi Ajang Curhat Fotografer

Perpustakaan Suara Surabaya Media kembali menggelar bedah buku. Kali ini menghadirkan Regina Safri fotografer LKBN Antara Yogyakarta.

Perempuan berperawakan kecil itu dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalamannya selama menjadi fotografer sejak 2004 lalu. Filosofi berbagi sepertinya memang menjadi bagian hidupnya. Terbukti, ia melahirkan buku berjudul Membidik Peristiwa Jadi Berita yang dijadikannya sebagai media untuk berbagi ilmu ke masyarakat yang lebih luas.

Buku itu berisikan tentang catatan harian serta hasil bidikan berbagai macam peristiwa yang pernah diliput Rere panggilan akrab Regina selama menjadi fotografer di Yogyakarta. Mulai dari liputan artis hingga bencana Merapi.

Rere pun menyempatkan diri untuk memenuhi undangan untuk membedah bukunya di Perpustakaan Suara Surabaya, Kamis (10/11/2011). Dengan mayoritas peserta yang juga fotografer, acara bedah buku justru menjadi ajang curhat.

Seperti yang diungkap Dery fotografer sebuah harian di Surabaya. Ia menganggap Yogyakarta memang tempat menarik dengan segala peristiwanya. Berbeda dengan Surabaya.

Atau curhat Sandhiarta fotografer harian lokal yang cukup besar di Surabaya. Dikatakannya, fotografer media cetak berbeda dengan media online sekaliber Antara. Seringkali media cetak menuntut fotografer untuk menyetor foto lebih banyak dari berbagai peristiwa yang terjadi dalam sehari. Padahal, belum tentu seluruhnya bisa tercover.

“Kalau saya, saya akan jujur untuk bilang kalau tidak bisa dapat (foto) itu. Tapi akan saya usahakan. Entah bagaimana caranya,” ujar Rere memberikan jawabannya.

Meski mengaku tidak pernah menulis sebelumnya, namun dara kelahiran Pariaman Padang 28 tahun lalu itu mengemas bukunya menjadi mudah dicerna siapapun.

“Buku ini mudah dibaca. Meski dalam keadaan santai atau waktu lelah sekalipun, orang masih mudah memahaminya,” kata dia.

Benar saja. Lalu Abdul Fatah mahasiswa Universitas Airlangga yang hadir dalam bedah buku, menilai buku karya Rere tidak hanya berisi foto-foto tapi juga tips-tips praktis sekaligus gambaran tentang foto jurnalis. Ia juga bisa belajar bagaimana menghadirkan foto yang bercerita dalam setiap peristiwa.(git)

*)suarasurabaya, 11 November 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan