-->

Kronik Toggle

Polisi Geledah Perpustakaan SD terkait Bom Buku Tiruan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian Resor Kapahiang, Bengkulu, masih mengembangkan penyidikan atas kasus bom buku tiruan yang dilakukan seorang siswa SMP. Kemarin, polisi menggeledah perpustakaan SD Negeri 18 di Desa Taba Tebelet, Kapahiang. Menurut siswa SMP yang ditangkap, dari perpustakaan itulah dia mendapati buku tentang ajaran jihad yang kemudian dibuat mirip bom buku oleh dirinya.

Dalam penggeledahan itu, polisi mendapati buku-buku agama serupa yang dinilai tidak wajar untuk dibaca kalangan siswa sekolah dasar, seperti buku-buku tentang tasawuf. Namun polisi belum dapat menyimpulkan mengapa buku-buku seperti itu ada di perpustakaan sekolah dasar.

Dari perpustakaan itulah seorang siswa SMP berinisial FJ membaca sebuah buku berjudul “Mengungkap Berita Besar dalam Kitab Suci”. Buku itu berisi ajaran jihad yang menginspirasinya untuk iseng membuat bom buku tiruan.

FJ hingga hari ini masih ditahan di Mapolres Kapahiang. Polisi belum menetapkan statusnya sebagai tersangka karena kurang cukup bukti untuk menjeratnya dengan Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme.(DSY)

Sumber: Situs berita Metronews.com, 12 Mei 2011.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan