-->

Kronik Toggle

Herry Zudianto: Buku Bekas Jangan Diloakkan

YOGYAKARTA – Walikota Yogyakarta Herry Zudianto menyarankan agar masyarakat tidak menjual buku bekas yang dianggap sudah rusak. Sebaliknya, buku bekas tersebut dapat disumbangkan ke Bank Buku Perpustakaan Kota Yogya, sehingga dapat disumbangkan ke pihak yang membutuhkan.

“Masih banyak komponen masyarakat yang mau membeli satu buku saja mahal. Buku jangan diloakkan, hanya karena dianggap rusak, padahal kalau dibaca orang lain kadar keilmuannya tetap baru,” terang Herry saat membka seminar regional Bank Buku Ala Perpustakaan Kota Yogyakarta, di Balaikota Yogya, Kamis (19/5).

Ia meneruskan, sejak tahun 2007, pihaknya telah mengupayakan pembentukan perpustaakn wilayah berbasis RW. Meski demikian tidak semua yang sudah dibentuk dapat diminati masyarakat.

“Walau demikian, kebutuhan buku kini semakin banyak, dan kalau penyediaannya tanggung jawab pemerintah saja, akan susah. Karena itu masyarakat hendaknya berkontribusi untuk pencerdasan masyarakat lain, dengan menyumbang buku,” imbuhnya.

Sementara Wakil Walikota Haryadi Suyuti sebagai pembicara kunci seminar menerangkan, buku merupakan hal penting layaknya asupan gizi. Yang menjadi kendala menurutnya adalah masih kurangnya minat baca masyarakat, untuk menganggap buku layaknya makanan bergizi.

“Untuk itu, minat baca masyarakat harus terus ditingkatkan, dengan meningkatkan jumlah taman bacaan masyarakat,yang kini berjumlah 181, untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan buku,” jelasnya.

Sumber: Krjogja.com, 12 Mei 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan