-->

Kronik Toggle

Dipecat, Dua Siswa Bakar Perpustakaan

TANJUNGBALAI РDua siswa SMA Negeri 6 Kota Tanjungbalai berupaya membakar kantor perpustakaan sekolah di Jalan Anggur, Kelurahan  Bunga Tanjung, Kecamatan Datukbandar Timur. Tindakan itu diduga karena sakit hati akibat keduanya dipecat dari sekolah.

Kendati upaya itu gagal. Namun sejumlah buku terlanjur terbakar dan sebagian lagi rusak serta berserakan di lantai perpustakaan. Informasi diperoleh tadi malam, kedua siswa itu masuk ke kantor perpustakaan melalui jendela setelah memecahkan kaca jendela perpustakaan. Mereka juga mencopot dua jendela ruangan belajar.

Guru Bidang Studi Pendidikan Agama, Mazlan Dalimunte mengatakan peristiwa itu, Jumat kemari, dilihat seorang saksi mata. Disebutkan saksi, kedua siswa kelas X yang dipecat itu, TS dan GW, terlihat keluar dari kantor perpustakaan dengan gerak-gerik mencurigakan. ” Ruangan tidak sempat terbakar, hanya sebagian buku yang hangus terbakar,” ujar Mazlan.

Mazlan menyatakan, kendati pelakunya dikenali, namun mereka tak sempat ditangkap. ” Mereka melarikan diri, tapi aparat polisi sudah turun ke lokasi untuk penyelidikan dan mengambil keterangan sejumlah saksi,” ujar Mazlam.

Mazlam mengatakan, pelaku yang diduga mantan siswa SMA Negeri 6 itu, dipecat dari sekolah beberapa hari lalu karena perilaku keduanya sangat meresahkan teman-temannya dan para tenaga pendidik.

“Mereka satu lokal dan sama-sama tinggal di kawasan Selatlancang. Sudah berulang kali dipanggil orang tuanya dan buat perjanjian, namun perilakunya tak kunjung berubah sehingga guru pun resah,” jelas Mazlan.

Atas dasar itulah, lanjut Mazlan, pihak sekolah memberhentikan keduanya, dan menyarankan agar keluarga mencarikan sekolah lain yang bersedia menerima mereka sebagai siswa.

“Kami tidak mempersulit administrasinya, dan orang tua mereka juga sudah setuju. Ternyata beginilah yang dibuat kedua oknum mantan siswa itu,” ujar Mazlan.

Kapolres Tanjungbalai melalui Kapolsek Datukbandar AKP H Sihite membenarkan kejadian itu. ” Kita masih memeriksa dan mengambil keterangan kepala sekolah serta sejumlah saksi mata. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sihite di dampingi Kanit Reskrim Aiptu S Sirait.

Polisi telah menyita barang bukti berupa laci meja, kertas dan buku yang terbakar serta bongkahan kecil tanah kering. ” Kerusakan yang terjadi yaitu kaca jendela peca bekas dilempar dan lima buku serta dokumen perpustakaan terbakar,” kata Sihite.

Sumber: Situs berita Waspada Online, 29 Mei 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan