-->

Kronik Toggle

Buku dan Komputer Juga Sumbang Kerusakan Lingkungan

YOGYAKARTA – Ketika sudah menjadi industri, buku dan komputer ikut menyumbang kerusakan lingkungan. Tak kurang 20 juta pohon diebang untuk produksi buku. Sementara komputer sebagai sarana membaca e-book menghasilkan senyawa methyl bromide yang merusak lapisan ozon.

Peneliti independen bidang perpustakaan Putu Laxman Pendit menyampaikan hal tersebut di Seminar “Bank Buku Ala Perpustakaan Kota Yogya” di Balaikota Yogya, Kamis (12/5). Putu adalah seorang dosen di RMIT University Melbourne Australia.

“Memang ironis, karena kegiatan membaca yang dianggap penting, ternyata sarananya merusak lingkungan, industri elektronik yang menjadi tulang punggung ‘paperless society’ tak kalah ganasnya dengan perambahan hutan dalam merusak lingkungan,” terangnya.

Untuk itu, dirinya mengusulkan adanya penghematan dalam hal pencetakan buku. satu buku menurutnya idealnya tidak hanya dibaca satu orang, namun lima hingga enam orang.

“Saya pikir langkah mengatasinya adalah lewat perpustakaan, dimana satu buku dibaca banyak orang. Gerakan bank buku Pemkot Yogya saya rasa adalah solusi yang sangat baik, untuk mengurangi pemborosan ini,” imbuhnya. (Den)

Sumber: Krjogja.com, 12 Mei 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan