-->

Kronik Toggle

Keluarga Ragukan Tersangka di Kampung Jembatan Terkait Bom Buku

Jakarta – Keluarga IK (23), pria yang tadi pagi ditangkap oleh Densus 88 di RT 4 RW 14, Kampung Jembatan Penggilingan, Klender, Jakarta Timur meragukan ayah satu anak ini terlibat kegiatan terorisme. Pasalnya, tidak ada yang aneh dari keseharian pria kelahiran Bandung ini. “Dia hanya pegawai percetakan biasa,” ujar M (26), istri korban ketika ditemui di kediamannya petang ini.

Menurut M, waktu suaminya itu habis untuk mengurusi orderan pencetakan undangan dan lainnya. “DN dan YY juga sama, sibuknya ngurusin order percetakan,” ujar M. DN dan YY merupakan sepupu IK yang baru datang sekitar dua bulan lalu dari Bandung.

M mengatakan suami dan kedua saudaranya itu tidak mengikuti kegiatan atau perkumpulan yang mencurigakan. Ia pun mengaku tidak mengenal terduga teroris lain yang ditangkap di Pondok Kopi. “Saya tidak kenal, tapi tidak tahu suami saya kenal atau tidak,” ujarnya.

M menuturkan, penangkapan pagi tadi terjadi sekitar pukul lima pagi, saat suaminya baru bangun dan hendak menunaikan shalat Subuh. Lima petugas berjaket hitam menunjukkan surat perintah lalu membawa suaminya dengan menggunakan semacam mobil kijang. Tidak ada upaya perlawanan dalam penangkapan ini.

RATNANING ASIH

*)Tempointeraktif 21 April 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan