-->

Kronik Toggle

Surabaya Miliki Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia-Belanda

Surabaya – Sudah menjadi rahasia umum bila Kota Pahlawan memiliki sejarah peperangan sengit dengan pasukan Netherland pada tahun 1945. Beberapa bangunan khas Negeri Kincir Angin itu pun masih mewarnai beberapa sudut Kota Surabaya.

Namun, sebagian dari kita masih belum mengenal akan sejarah yang terjadi berpuluh-puluh tahun lalu. Untuk memenuhi kebutuhan itu, kini warga Surabaya boleh berbangga sebab telah memiliki Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia-Belanda.

Lokasi yang terletak di Jalan dr Wahidin 36 ini cukup terjangkau dari tengah kota. Masyarakat umum dapat menyaksikan beberapa sudut pandang lokasi masa lampau Surabaya. Selain itu, Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia-Belanda juga menyimpan berbagai buku dan dictionary Belanda untuk siapapun yang ingin belajar lebih dalam tentang Bahasa Belanda.

“Yang utama adalah supaya relasi antara kedua negara (Indonesia-Belanda) bisa tetap terjalin baik. Banyak literatur yang bisa dibaca, ada yang berbahasa Indonesia, Belanda hingga Inggris, termasuk beberapa kamus,” tutur Duta Besar Kerajaan Belanda, Yang Mulia Bapak Tjeerd de Zwaan saat meresmikan Yayasan Caraka Mulia, Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia-Belanda di Jalan dr Wahidin 36, Senin (28/3/2011).

Tidak hanya buku-buku dan dictionary, yayasan ini pun memfasilitasi karya foto yang mengangkat hubungan sejarah antara Belanda dan Indonesia. Misalnya foto hikayat Kalimas tahun 1885-1940 milik O Kurkdjian yang kini sedang dipamerkan di dinding yayasan.

Untuk mengunjungi Pusat Bahasa dan Kebudayaan Indonesia-Belanda ini, Anda tak perlu repot. Yayasan ini buka tiap hari, mulai Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas library dengan menjadi member bertarif Rp 50 ribu untuk satu tahun. Yang terpenting, saat memasuki bangunan bercat putih-abu itu, nuansa jadul nan klasik akan menggiring kita ke zaman perjuangan leluhur kita.

(nrm/bdh)

*) Detiksurabaya, 29 Maret 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan