-->

Kronik Toggle

Rumah Komik Bertema Surabaya

Surabaya– Cerita komik biasanya digambarkan dalam sebuah buku. Tetapi, para mahasiswa UKM Kesenian dan Keputrian Universitas Widya Mandala (UWM) punya kreatifitas sendiri. Mereka menggambar komik dalam kertas berukuran besar.

Gambar komik tersebut kemudian ditempelkan di tembok sebuah rumah komik di Atrium Royal Plaza kemarin (5/3). Para pengunjung bisa leluasa membaca cerita komik itu. Mereka tinggal mengikuti alur cerita, mulai bagian depan hingga bagian belakang rumah komik. Cerita-cerita komik tersebut bertema Suroboyo. Cerita itu bukan berisi tentang hiu dan buaya, melainkan pertemuan antara seorang gadis dan seorang pria di suatu kerajaan pada suatu jaman dahulu kala.

Untuk semakin memperlihatkan rumah komik, panitia sengaja menyediakan tiga penjaga sebagai cosplay. Mereka memakai pakaian ala jagoan-jagoan dalam cerita komik. Misalnya, Dragon Ball, Naruto, dan lain-lain.

Selain itu, mahasiswa-mahasiswa tersebut membuat komik dalam buku yang berukuran raksasa. Komik berukuran 3 x 2 meter tersebut berisi 16 halaman. Hampir sama dengan sebelumnya, komik yang memiliki ketinggian orang dewasa tersebut juga bertema Suroboyo.

Ketua UKM kesenian dan Keputrian Christian Hadinata menuturkan, dalam pameran rumah komik ini dia sengaja mengambil tema tentang Surabaya. Hal itu, menurut dia, dilakukan untuk meningkatkan mahasiswa pada Surabaya.

Cristian juga ingin memberikan edukasi kepada teman-temannya tentang sejarah Surabaya. Tujuan lainnya, menumbuhkan kreativitas komikus Surabaya agar semakin banyak membuat karya-karya komik. (adh/c8/aww)

*) Jawapos, 6 Maret 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan