-->

Kronik Toggle

Puisi Rama Prabu: Bom Buku Utan Kayu

kekarasan bukan jawaban dari perbedaan

musuh satu terlalu banyak untuk sebuah kemanusiaan

bau mersiu membangunkan pagi

isyarat dari hati yang tak terkunci

mengirim mantra kematian

lewat jendela setumpuk kata-kata

hari itu, buku di jadian peluru

bukan untuk di baca tuah aksara

bom buku jadi teror paling horor

cara-cara paling kotor

apa yang salah dari perbedaan?

rambut, wajah dan kelamin kita?

isi kepala dan seratus cara melangkah

bukan alasan untuk saling baku pukul

menebas firman keutuhan alam

tak ada jalan pembenar untuk lelaku kasar

sejarah yang kau hendak toreh tertulis dari darah dan air mata

semua tak akan kekal

menegakan kebenaran harus dengan kebenaran

meluruskan keadilan harus dengan keadilan

telah banyak luka tertoreh di jantung wangsa

carilah cara rekatkan kata bhineka

Bandung, 17 Maret 2011

http://ramaprabu.org/

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan