-->

Kronik Toggle

Bom Buku Itu Berjudul 'Mereka Harus Dibunuh'

JAKARTA–Paket bom yang ditujukan untuk Ulil Abshar Abdalla di Komunitas Utan Kayu, Jalan Utan Kayu 68H, meledak dan melukai tiga orang. Apa isi paket itu?

Pantauan VIVAnews.com di lokasi kejadian, buku berisi bom itu dikirim dengan dilengkapi surat permohonan atas nama Drs. Sulaeman Azhar, profesi penulis, dan beralamat di Jalan Bahagia, Gg Panser No 29, Ciomas, Bogor. Nomor telepon selular si pengirim, 0813-32220579.

Isi paket itu berupa permohonan memberikan kata pengantar buku dan interview kepada Ulil Abshar Abdalla. Penulis mengaku sedang dalam proses penyelesaian penulisan buku yang urgensinya sangat erat dengan peran aktif Ulil dalam lembaga yang dipimpinnya.

Judul buku: Mereka harus dibunuh karena dosa-dosa mereka terhadap Islam dan kaum muslimin.

Tema buku: Deretan nama dan dosa-dosa tokoh Indonesia yang pantas dibunuh. Jumlah halaman ada 412 halaman.

Saat VIVAnews.com coba hubungi telepon selular si pengirim, nomornya sudah tidak aktif lagi. Paket bahan peledak itu meledak sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga orang mengalami luka-luka.

Korban yang mengalami luka parah adalah Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Dudi Rahmawan. Tangan sebelah kiri Dedi putus saat ledakan terjadi.

Sumber: VIVA News, 15 Maret 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan