-->

Kronik Toggle

Protes, Semua Buku Ludes Dipinjam

Buckinghamshire – Melakukan aksi protes bisa bermacam-macam bentuknya. Ada yang mogok makan, demonstrasi, sampai menggelar teatrikal. Warga di Buckinghamshire, sebuah kota kecil di Inggris melakukan aksi unik: memborong semua buku di perpustakaan kota. Mereka melakukan ini sebagai bentuk protes terhadap rencana penutupan perpustakaan tersebut oleh Dewan kota Milton Keynes.

Emily Malleson adalah otak di balik aksi ini. “Seorang warga awalnya menyebut ide ini, mungkin dia cuma bercanda, tapi menurutku itu ide yang brilian,” kata Emily seperti dikutip dari laman Orange, Senin (17/1) waktu setempat.
Emily kemudian gerakan itu di Facebook dan mengirim surat elektronik ke semua orang yang dia kenal. Ternyata kampanye ini disambut luar biasa. Laman Facebook yang dibuat Emily kebanjiran pengunjung, dalam waktu singkat ada 500 anggota yang mendukung gerakan ini. Mereka juga membuat petisi penolakan penutupan perpustakaan yang bernama Stony Stratford.
Para warga bukan hanya menjadi anggota Facebook, mereka juga datang ke perpustakaan dan memborong buku dengan jumlah maksimal: 15 buku. Dalam beberapa hari, sebanyak 16 ribu buku di perpustakaan itu ludes diborong para anggotanya. Puluhan rak terlihat kosong melompong.
“Ini hanyalah aksi sederhana, tapi idenya sangat hebat, tidak perlu berteriak, tapi suara kami mudah-mudahan didengar,” kata Emily. “Para pendukung yang menolak penutupan ini pun terus bertambah.”
Dewan kota Milton Keynes berencana menghemat anggaran sekitar Rp 374 miliar. Satu dari berbagai rencana demi melakukan penghematan itu adalah menutup perpustakaan Stony Sratford.

POERNOMO GR
*) Tempointeraktif, 18 Januari 2011

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan