-->

Kronik Toggle

Pengunjung Padati Perpustakaan Bung KARNO

Para pengunjung yang kebanyakan para pelajar ramai memadati lokasi perpustakaan Presiden Pertama Republik Indonesia, Presiden SOEKARNO di areal wisata Makam Bung KARNO, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.

SITI MUNTAMAH (16), salah seorang pengunjung dari Jawa Tengah, mengaku sengaja datang ke Blitar untuk melihat langsung lokasi makam serta berkunjung ke perpustakaan di tempat ini.

“Datangnya sama keluarga, karena sedang libur sekolah jadinya ke sini (Makam Bung KARNO, red),” katanya ditemui Antara di lokasi makam, Jumat (31/12).

Ia juga mengaku, kagum dengan Bung KARNO. Sebagai Presiden, ia cukup disegani, bahkan mendapat julukan “Macan Asia”. Untuk itu, dengan datang ke lokasi makam ini, ia ingin meneladani sifat-sifat Bung KARNO.

Begitu juga dengan yang diungkapkan oleh Bayu (14), pengunjung asal Kediri. Ia justru datang bersama teman-temannya untuk liburan sambil belajar di perpustakaan Bung KARNO ini.

“Karena sekolah libur, jadinya main ke makam, sekalian bisa melihat lihat buku di perpustakaan Bung KARNO ini,” ujarnya.

Selain berkunjung ke perpustakaan Bung KARNO, para pengunjung yang rata-rata pelajar ini juga mengunjungi museum dan areal makam. Di museum ini tersedia foto-foto semasa hidup serta Bendera Merah Putih yang dijahit sendiri oleh Ibu FATMAWATI.

Di tempat ini, juga terdapat uang bergambar Bung Karno, dan buku -buku yang koleksinya yang jumlahnya mencapai 100 buku. Di perpustakaan Bung KARNO sendiri, jumlah koleksi buku mencapai lebih dari 5.000 buku dengan berbagai judul.

Juru kunci makam Bung KARNO, SUWANTO mengatakan, memasuki musim liburan sekolah dan pergantian tahun seperti ini jumlah pengunjung makam biasanya meningkat.

Para pengunjung itu didominasi pelajar dan pengunjung yang baru melakukan ziarah ke makam-makam Wali. Jumlah pengunjung yang hadir bisa mencapai puluhan ribu.

Sementara itu, HADI MASKUN Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kota Blitar, menuturkan, pihaknya berupaya optimalkan fasilitas yang ada. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan Kepolisian Resor Blitar Kota, untuk pengamanan di lokasi tersebut.

“Kami menambah pos pengamanan di lokasi makam. Tujuannya tak lain untuk pengamanan saja, serta untuk memberikan fasilitas seperti kesehatan bagi pengunjung yang membutuhkan,” ujarnya.(ant/ipg)

*) Suara surabaya.net, 31 Desember 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan