-->

Kronik Toggle

Naskah Kuno di Radya Pustaka akan Digudangkan

Surakarta – Komite Museum Radya Pustaka Surakarta berencana untuk menggudangkan 164 dari 500 naskah kuno yang berada di ruang perpustakaan museum tersebut. Mereka beralasan, naskah tersebut sudah berusia tua dan rentan rusak jika sering dibuka.  Sebagai gantinya, pengelola museum telah menyiapkan dokumentasi naskah dalam bentuk microfilm digital

“Kami tengah menyiapkan ruang penyimpanan khusus,”  kata Sekretaris Komite Museum radya Pustaka, Djaka Darjata, Kamis (2/12). Ruangan seluas 15 meter persegi tersebut dilengkapi dengan peralatan pengatur suhu dan kelembaban, agar kertas kuno tersebut tidak rusak.

Selain telah membuat dokuementasi mikcrofilm 164 naskah,  pihak museum juga telah memiliki microfilm bagi 360 naskah kuno lain yang dibuat 19 tahun lalu. Pembuatan waktu itu bekerja sama dengan sebuah perguruan tinggi di Amerika Serikat. Hanya saja, microfilm tersebut hingga saat ini masih berupa film positif, belum didigitalisasikan. Mulai tahun depan, proses digitalisasi naskah akan dilakukan bekerjasama dengan  Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

useum Radya Pustaka saat ini menyimpan lebih dari 500 naskah kuno carik. Sedangkan buku kuno yang penulisannya telah memakai cap yang tersimpan di museum tersebut lebih dari 750 koleksi. “Meski kondisi kertas masih cukup baik, namun banyak yang jilidannya sudah mulai terlepas,” kata Djaka.

Ahmad  Rafiq

*) Tempoinetraktif, 2 Desember 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan