-->

Kronik Toggle

Kejaksaan Didesak Usut Proyek Buku di Sulawesi Barat

Makassar –  Sekitar 20 orang yang menyebut dirinya Aliansi Mahasiswa Pelajar Mandar menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan-Barat, Kamis (2/12). Mereka mendesak kejaksaan mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran pengadaan buku sekolah pada Dinas Pendidian Majene dan Mamasa, Sulawesi Barat 2008-2009.

Mereka menganggap program tersebut sarat dengan dugaan korupsi. Di antaranya, pengadaan buku tersebut diduga tidak transparan. Proses pelelangan juga dianggap tidak objektif. Sebab, mereka menganggap, perusahaan yang dilibatkan dalam pengadaan proyek tersebut memiliki kedekatan khusus dengan para pejabat Sulawesi Barat. ”Semua pejabat dinas dinas pendidikan harus diperiksa,” kata Arlan, koordinator aksi di pelataran gedung kejaksaan.

Arlan mengatakan, sejumlah dugaan pelanggaran hukum dilakukan pejabat dalam proyek tersebut. Di antaranya, aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Kejaksaan harus segera turun tangan.”

Adapun Kepala Seksi Sosial Politik Kejaksaan Tinggi Ardiansyah mengatakan akan membicarakan desakan tersebut dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Burhanuddin. Kejaksaan berjanji mengusut kasus tersebut bila indikasi korupsinya kuat. “Kami siap turun tangan,” kata Ardiansyah di hadapan pengunjuk rasa. Mereka pun langsung membubarkan diri.

TRI SUHARMAN

*) Tempointeraktif, 2 Desember 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan