-->

Kronik Toggle

Habibie Luncurkan Buku Cinta untuk Ainun

Buku ini dinilai dapat dijadikan ilham bagi pencari resep keluarga bahagia.

Mantan Presiden, Bacharuddin Jusuf Habibie, meluncurkan buku karyanya sendiri yang berjudul Habibie & Ainun. Buku ini dipersembahkan Habibie untuk almarhumah istrinya, Hasri Ainun Habibie.

Habibie mengatakan pembuatan buku ini didasarkan pada kecintaannya terhadap Ainun. Kesedihannya yang mendalam atas kepergian Ainun sempat membuat psikisnya terganggu, maka ide membuat buku ini kemudian muncul untuk mencurahkan perasaannya.

“Saya yakin revolusi kehidupan itu telah diatur oleh Allah. Ainun selalu ada di hati saya,” ucap Habibie di depan ribuan pengunjung yang hadir dalam peluncuran bukunya di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa 30 November 2010.

Dalam ceritanya, Habibie mengenang kisah-kisahnya bersama Ainun selama 48 tahun 10 hari. Yang menarik, Habibie sempat menuturkan diawal perkenalan dengan Ainun, dia tidak tertarik karena kulit Ainun yang gelap.

“Namun, suatu hari saya ke rumahnya saat beliau sedang menjahit, saya bilang ‘kok kamu bisa jadi cantik?’ dari situlah kemudian saya jatuh cinta,” ucap Habibie diiringi tepuk tangan penonton.

Peluncuran buku ini dihadiri ribuan undangan. Saking penuhnya ruangan, banyak undangan yang tidak mendapat tempat duduk.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif juga ikut berkomentar atas diluncurkannya buku kisah cinta Habibie ini. Peraih Habibie Award 2010 ini mengatakan buku ini merupakan sebuah karya yang dapat dijadikan ilham bagi para pencari resep spiritual rumah tangga bahagia.

“Ini adalah sebuah karya yang ditenun dan dibingkai dengan perasaan cinta suci yang mendalam, tulus dan sarat nilai,” ungkapnya.

Selain Syafii, tampak pula hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Linda Agum Gumelar, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Rektor UIN Syarif Hidayatulah Komarudin Hidayat.

Sebagai tanda diluncurkannya buku ini, Habibie menandatangani replika giant book yang berada di atas panggung. (umi)

*) Vivanews, 30 November 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan