-->

Literasi dari Sewon Toggle

Pesan Lebaran Pilihan I:BOEKOE(2010)

Ada kalanya diupayakan. Ada kalanya dipertahankan. Ada kalanya dipendam. Kala semua itu tak sanggup lagi, ada kalanya pula harus ditumpahkan…Agar segera pecah dan terurai serta berharap kelak menjadi serpihan-serpihan kristal emas bukan kerikil-kerikil tajam. Amieen. Terimakasih/Maaf atas ketidakberdayaan . (Eko Rinda P, Surabaya)

Nagam 3 R 1 Syawal: Jika Rumi bertuah agama dan kredonya adalah cinta, maka Rendra berujar bahwa esok dan lusa adalah hari ini & kelaparan adalah burung gagak, hingga Rama menurunkan kata bahwa agama tanpa cinta melahirkan kelaparan hari ini, sempurnakan ibadah kita dengan saling berbagi pada sesama, cinta akan menunjukan jalannya! Selamat Merayakan Idul Fitri 1431 H, ciptakan damai di bumi (Rama Prabu, Bandung)

Wahai ananda kekasih ibu

Mengaku salah janganlah malu

Memaafkan orang janganlah menunggu

Hati pemurah menjauh seteru (Mures Subiyantoro, Magetan)

Hari ini tlah datang ke rumahku 8 sahabat terbaikku: iman, sehat,mulia, bahagia, sabar, rizky,kasih dan sayang. Mereka juga sangat ingin mengenal serta tinggal bersama orang-orang terdekatku maka aku tunjukkan alamat tempat tinggalmu, semoga saat ini mereka sudah tiba disana bersamamu (Zaenuri, Surabaya)

Saya hanyalah pinsil lemah untuk bisa mengikuti guratan tangan Tuhan. Saya sudah teledor, khilaf, alpa. Kita bersyukur dia menyediakan karet penghapus di ujung lainnya dan di hari fitri ini saya minta anda untuk menggunakannya. Semoga saya bisa menulis lebih baik lagi, nanti. Untuk anda. Untuk sesama (Bambang Haryanto, Wonogiri)

Setahun perbedaan menumpuk, banyak kesalahan, tapi terbakar habis dalam satu percikan maaf, betapa dahsyat lebaran. maaf lahir batin (Putu Wijaya, Jakarta)

Hanja satoe kata:lebaran! maaf lahir batin (Rahman Sabur, Bandung)

Malam lebaran: Bulan di atas kuburan (Sitor Situmorang) Selamat Idul fitri. Mohon maaf untuk semua kesalahan (Eri Irawan, Bojonegoro)

Mumpung durung ditumpakno kreto jowo sing rodane rupo menungsa, yen nyemplung neraka jo lali hp digowo supoyo iso smsan karo konco2, bener to? mergo kuwi aku njaluk ngapuro, ben ra sido dijak mlebu neroko/Sebelum dinaikkan kereta jawa yang rodanya manusia, kalau masuk neraka jangan lupa hp dibawa agar bisa smsan dengan teman-teman, benar kan? Karena itu saya minta maaf, agar tak jadi masuk neraka/ (S Teddy D, Jogja)

Jika berlembar daun kering dihalaman rumah kita adalah kerak kerak dosa dari tumpukan lalai salah, mohon maaf lahir dan batin, semoga kembalilah kita pada kesucian hati (Gita Pratama,Surabaya)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan