-->

Kronik Toggle

Mula Harahap [OBITUARI]

Mula HarahapJAKARTA–Ia sosok yang rendah hati. Seorang miliser buku yang rajin mengunggah posting. Pemerhati buku yang tekun. Pelaku perbukuan yang rajin. Pernah di IKAPI. Esai-esai bukunya bisa dilihat di blognya.

Dan ia pergi sudah. Wafat pada Kamis, 16 September 2010 pukul 10.00 WIB oleh komplikasi mag dan darah tinggi. Disemayamkan di Rumah Duka RS Gatot Subroto, Jl. Kwini Raya Jakarta Pusat.

Menurut salah satu pejabat di lingkungan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta, Asmawi Asnawi, Mula Harahap sewaktu diundang dalam rangkaian acara Taman Bacaan Masyarakat di Solo sudah terlihat sakit-sakitan.

“Kalau sedikit bersemangat (emosi) mag-nya langsung datang. Maka yg beliau juga waktu itu itu adalah menghindari emosi yg berlebihan,” kata Asmawi Asnawi.

Selamat jalan, Mula. Manusia fana, buku abadi. Indonesia Buku, Syarekat Buku, dan Pencinta Buku mengucapkan belasungkawa sedalamnya. Sedalamnya. Demikian hidup. “Satu-satu lahir. Satu-satu pergi,” tulis Pramoedya Ananta Toer. (Muhidin M Dahlan)

5 Comments

Hotman Silalahi - 16. Sep, 2010 -

Saya belum pernah bertemu dengan beliau ini, tapi saya sangat familiar dengan beliau melalui beberapa tulisannya.

Selamat jalan bang Mula…vai com Deus

M. Ibnan S - 16. Sep, 2010 -

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ikut berduka atas wafatnya Bapak Mula Harahap.

Paber Sinaga - 17. Sep, 2010 -

Turut berduka cita atas kepergian Bapak Mula Harahap.
Saya belum pernah bertemu dengan beliau, tetapi saya mengenal beliau dari tulisan-tulisannya, terutama yang ada di Blognya “ETSA”. Bapak Mula seorang pemikir yang humanis dan humoris. Kritik-kritikya tajam, tapi tidak membuat yang dikritik sakit hati. Semoga lahir orang-orang seperti beliau yang humanis.

Ama Ni Markjes Ritonga - 18. Sep, 2010 -

Selamat jalan Ipar Mula Harahap (Ompu si Gisella)… turut berduka cita atas kepergian Iparhanda, meski pertemanan hanya di dunia maya namun tidak mengurangi keakraban kita yang melebihi dunia nyata, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi Tuhan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi kepergian Iparhanda yang sangat tiba-tiba

Udi Sukrama - 20. Sep, 2010 -

Saya pernah kenal di acara-acara tentang dunia perbukuan di Jakarta. Beliau orang yang santun dan periang. Selamat Jalan Bang Mula Harahap!!!!!

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan