Menteri Agama: Pembakaran Al Quran Tidak Bermakna

Jakarta – Menteri Agama Suryadharma Ali menilai rencana pembakaran kitab suci Al Quran, seperti yang direncanakan oleh Gereja World Outreach Dove Center, Florida, AS 11 September mendatang secara substansial tidak bermakna.

“Al Quran itu Allah yang jaga. Kalau dia hanya bakar seratus ribu, sejuta, dua juta itu tidak bermakna,” kata Suryadharma usai sidang itsbat penetapan Hari Raya Idul Fitri Rabu (8/9) malam ini di kantornya.

Namun, Suryadharma tetap menilai rencana Hari Pembakaran Al Qur’an Sedunia dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama, bahkan dapat berujung pada kerukunan antarnegara.

Jika rencana tersebut ditujukan untuk balas dendam atas tragedi World Trade Center pun, menurut Suryadharma tidak tepat. “Yang melakukan itu hanya segelintir dari 1,3 miliar umat Islam di dunia,” ujarnya.

Suryadharma sendiri berharap rencana tersebut hanya sebatas isu. “Sampai sekarang saya belum mendapat informasi resmi,” akunya. Namun seandainya rencana tersebut benar-benar terealisasi, Suryadharma berharap masyarakat Indonesia tidak terpancing.

ADISTI DINI INDRESWARI

*) Tempointeraktif, 8 September 2010

Gus Muh

Gus Muh

Pencatat dan Pencatut Dunia Koran