-->

Kronik Toggle

Bedah Buku Republik Facebook

IBOEKOE,SURABAYA– Ansis Uba Ama memanfaatkan situs jejaring sosial facebook (FB) sebagai sumber penulisan buku pertamanya, Republik Facebook.com.  Malam ini (17/9) buku ini dibedah oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya di Chatolic Centre, Jalan Bengawan 3 Surabaya.

Dalam buku berukuran 11,5 x 19 cm itu Ansis menyoroti berbagai masalah sosial di Indonesia. Mulai dari demokrasi, korupsi, penegakan hukum, hingga sepak bola. Kritik sosial itu awalnya disampaikan dengan cara yang humoris di FBnya sehingga menyedot ribuan orang untuk berkomentar.

Ansis yang mantan Sekjend PEMKRI Surabaya itu menerbitkan buku pertamanya secara indie. Awalnya ia hanya mencetak catatannya di facebook dengan mesin printer,  kemudian atas bantuan istrinya diedit secara manual. Maklum, Ansis-yang bercita-cita ingin punya “rumah buku” di kampungnya Gogor, Surabaya ini ternyata tak punya komputer di rumah. Beruntung ia bisa mencetak bukunya dengan kwitansi bayar di belakang pada sebuah percetakan di Jogja. Untuk memasarkan bukunya, Ansis memanfaatkan jejering sosial dan jaringannya di pergerakan mahasiswa.

Dilengkapi dengan ilustrasi kartun Arifin Hendra Tanujaya (Cak Rapin) buku ini menjadi semakin kuat menyampaikan pesan-pesan sosial. Dibangun dengan kepekaan membaca situasi dan kejelian menelisik fakta sehingga mudah dipahami dan membuat pembaca tidak melulu berkerut dahi.(DS)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan