-->

Kronik Toggle

Buku, Bakar, Baca, Bunuh

Ini hanyalah catatan kecil yang dirajut berdasarkan komentar-komentar atas tiga postingan dalam situs Indonesia Buku (I:Boekoe), yakni: 1) Front Anti Komunis Mebakar Buku Revolusi Agustus di Jawa Pos; 2) Dalih Pembunuhan Massal; dan 3) Kembalinya Pram dari Buru (Pict).

putra takeran magetan says:

komunisme itu ideologi yg sudah tertanam dan akan terus berkembang di hati&pikiran mereka.komunis 2x mengkhianati bangsa.jgn sampe trjadi yg ke 3x.new komunis dg gerakan baru inovasi baru yg lbih halus harus qt waspadai.komunis pengkhianat bangsa!ideologi mereka msh tetap ada..sampe skarang!tumpas komunis!

sabda alam says:

mereka yg berbicara bahwa sejarah pki madiun adalah dusta betul2 goblok dan tolol nya mereka mereka bersorak-sorak bahwa sejak soeharto lengser komunis di perboleh kan lgi tapi TIDAK sama sekali komunis adalah suatu ideologi dimana anarkisme di perboleh kan pembunuhan di perboleh kan mereka senantiasa membenci agama melaknat alim ulama MENGINGKARI ADANYA TUHAN MEMFITNAH BAHWA SORGA TAK ADA tapi mereka bersembunyi di belakang kita berbaik hati bagai seorang ulama mulutnya manis bagai madu tapi fitnah hasutan tak pernah berhenti mereka senantiasa mengobarkan ke biadaban kakek atau bapa-ibu nya mereka mengira itu semua CUCI OTAK ORDE BARU tapi saya berkata CUCILAH OTAK DAN PERBUATAN KALIAN SELAMA DI DUNIA HILANGKAN LAH IRI DENGKI DENDAM DAN KOTORAN-KOTORAN DI HATI KALIAN BERTAUBAT LAH KALIAN tanda bahwa komunis masih ada adalah sifat bapak-ibu nyamenurunkan ke anak nya sejak kecil mungkin mereka di ajari berkelahi mungkin tak ada artinya kalian berteriak teriak HIDUP PKI HIDUP PKI HIDUP PKI pki sudah tak ada pki tinggal nama yg ada sampah-sampah pki itu mereka memfitah golongan ulama partai-partai islam seperti psii dan masyumi mereka tertawa bersorak kemenangan tapi alllah membela pada yg benar allah berikan cahaya kepada kita akan bahayanya pki tapi mereka sudah jatuh mereka sudah hancurrrr leburrr mati digundukan tanah menjadi tulang belulang bagi mereka yg mengaku pki HEY PKI HEY MANUSIA KOMUNIS TUNJUKANLAH HIDUNG KALIAN APA KALIAN TAKUT PADA KAMI APA KALIAN TAKUT JIKA KAMI MENGLULUH LANTAKAN KOMUNIS SEBAGAI MANA KEJADIAN YG LALU BAGI KALIAN YG BERANI MAJU JANGAN GENTAR APA KALAN HANYA BESAR DI MULUT LEMAH DI FISIK MANA PKI PKI SUDAH HANCUR LEBUR GA ADA LAGI AYO MAJU MANA PKI KLO PKI PUNYA ANGGOTA 100 ANGOTA ANTI PKI 1000 JIKA ANGOTA PKI 1000 ANGOTA ANTI PKI 1000000 DAN SETERUSNYA KAMI TAK AKAN GENTAR KAMI TAK AKAN MUNDUR SETAPAK PUN UNTUK MENGHADAPI PKI KARENA indonesia akan lebih makmur tanpa campur tangan kalian MERDEKA HIDUP INDONESIA HIDUP PANCA SILA ALLAH HU AKBAR ALLAH HU AKBAR ALLAH HU AKBAR

SABDA ALAMSYAH says:

MENGAPA SAYA BERBICARA SEPERTI ITU BUNG PKI MADIUN ITU KENYATAAN DI SAAT BANGSA KITA SEDANG BERJUANG MELAWAN PENJAJAH MEREKA MALAH MEMBUAT PEMBERONTAKAN PENGHIANATAN YG BAGI BANGSA INDONESIA BAGAI MUSUH DALAM SELIMUT APA GUNANYA MEREKA MEMBERONTAK TAK ADA GUNANYA ITU MALAH MEMBUAT MASALAH YG BERTAMBAH HEY BUNG SUDAH CUKUP BANGSA KITA PENUH MASALAH TAPI JANGAN BUNG MENAMBAH MASALAH PKI MEMBERONTAK TANPA SEBAB MEMBUNUH SECARA MEMBABI BUTA SEHINGGA RAKYAT KAUM ULAMA TNI DANTOKOH PENTING SEPERTI GUBERNUR JATIM R.M SURYO DAN DR MUWARDI MENJADI KORBAN SUATU KEBIADABAN MENJADI SUATU KORBAN PENGHIANATAN MENJADI SUATU KORBAN YG MATI SIA2 APA DIBENARKAN SEORANG PAHLAWAN MEMBERONTAK APA DIBENARKAN SEORANG PAHLAWAN BER HIANAT APA DIBENARKAN SEORANG PAHLAWAN MEMBUNUH ORANG YG TAK BERSALAH APALAGI BANGSANYA SENDIRI SAMA SEKALI TIDAK PKI ADALAH SUATU PARTAI POLITIK YG BERIDIOLOGI TAK JELAS YG MEMBUAT KERESAHAN RAKYAT ITU SENDIRI BILAANDA BUKAN KOMUNIS PASTI ANDA DIAM ATAU MEMBELA ATAU APASAJA TAPI SAYA MENULIS DIATAS SEBAGAI PEMANCING AGAR KALIAN SAMPAH2 PKI MENUNJUKAN JATI DIRINYA SEBAGAI SEORANG KOMUNIS BUKAN MENYAMAR BERGANTI KULIT MENJADI ORANG YG ALIM DAN BAIK KLO ANDA SETUJU SAYA ANTI KOMUNIS ANDA HARUS KOMENTAR YA SAYA ANTI KOMUNIS TAPI KLO ANDA KOMUNIS YA TERSERAH ANDA TOH ITU HAK KALIAN DAN INGAT SUATU YG DI BENCI TUHAN DAN MANUSIA ADALAH SEORANG PENGHIANAT

WASSALAM

sabda alam syah says:

bung saya tak memikirkan pemberontakan komunis tapi saya memikirkan agama allah yg sudah mulai tercemar ajaran2 anarkis kaum komunis para ulama indonesia pun sudah tahu bahwa ajaran komunis adalah ajaran yg tidak sesuai dengan fitrah manusia jujur memang keluarga saya jadi korban tapi yg terpenting negara kita tak akan maju jika komunis ikut campur di republik kita saya tahu islam mereka hanya berkedok saja pada saat partai komunis indonesia(pki) muncul mereka mengunakan KITAB SUCI AL-QURAN sebagai alat peropaganda mereka setelah kuat partai mereka mereka bahkan berani membunuh orang yg tak berdosa bahkan kaum ulama ,ulama adalah penyambung lidah nabi jika ulama mati dibunuh pasti banyak ilmu pula menjadi mati atas kekejian pki itu saya hanya tak mau sejarah berdarah di negri kita terulang lagi saya hanya ingin memperingati teman2 adik2 saya dari tetangga dan orang di sekitar kita untuk mencegah pki bangkit di indonesia bahkan saya juga memberi arahan pada mantan pki bahwa apa yg di kerjakan sia2 dan saya menolak tegas gagasan pki bila hak cipta seseorang tak diperbolehkan pantas negrikita kebudayaan nya banyak di klaim negara tetangga dan tak menghargai karya orang lain sedang kutipan tentang “tuhan” saya cuma turut memperingatkan toh yg penting saya berjuang lilahitaala atasnama allah tuhan serusekalian alam dan memurnikan AL QURAN juga al hadis semoga anda mengerti maksut saya dan moga anda tak terpengaruh komunis amin

wassalam

DALIH

pendapat saya says:

semua bisa berpendapat, termasuk saya. Ada aksi pasti ada reaksi, hukum alam yang tidak bisa dibantah oleh dalih atau rekayasa sejarah. Sebelum gegap gempita G 30 S PKI atau pembunuhan massal atau kudeta atau dan lain-lain di tahun 1965-66, telah ada pembantaian dalam skala kecil yang menyerebak di daerah-daerah di seluruh Indonesia oleh antek PKI. Dan ketika itu warga muslim yang terkenda dampaknya. Inilah yang saya katakan ada aksi pasti ada reaksi. Kenapa ahli sejarahman sekaliber John Rosa atau Anhar Gongong atau Asvi Marwam adam atau dan yang lainnya tidak coba membuka masalah ini, masalah pembantaian warga muslim oleh PKI.
Seperti sekalilagi saya katakan hukum alam tidak bisa dibantah atau direkayasa ada aksi pasti ada reaksi. Wallahu alam.. Thanks untuk John Rossa, teruslah berkarya..

antikomunis says:

ini adalah buku karya komunis-marxis-iblis. jangan terpedaya oleh olahkatanya yang begitu mempesona, kaum marxis memang belum musnah dibumi pertiwi tercinta ini. buku ini merupakan bagian dari propaganda kaum marxis untuk mengubah citra buruk PKI/komunis di Indonesia. JANGAN PERCAYA!!!!

bertuhan1 says:

Hai yang berinisial : iyas, iboekoe, naga kembar, diana av, dll. yang sepaham dengannya……
Kami anak bangsa RI /rakyat RI yang berpaham ber-TUHAN ini akan senantiasa mempertahankan negara RI yang ber-TUHAN/ ber-PANCASILA sampai darah penghabisan. Tunggu kami untuk mendatangi kalian mengadu nyawa dalam perebutan negara RI ini dari penyerobotan/pemberontakan kalian yang sat ini sudah mulai memprofokasi dengan atas nama HAM, Kemanusiaan, Kaum Tertindaslah….dsb. Kami sudah sadar kok kalau sejenis anda ini bila diampuni akan membantai kami/anak-anak kami juga karena sudah berkali kali bangsa ber-TUHAN ini mengampuni anda dan antek-antek anda, masih juga selalu akan berkhianat !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

KEMBALINYA PRAM

bertuhan1 says:

Sdr. Arumbinang,
Mungkin lho Sdr. Redaksi Tempo ( Baca GM) sudah memprediksi bahwa mereka (ex lekra) yang berpaham komunis /tak ber-TUHAN ( yang jelas tak berhak hidup di negeri bangsa yang menegakkan RI ber-PANCASILA / ber- Ketuhanan Yang Maha Esa) ini , meskipun telah diampuni, akan tetap berjuang melalui karya-karyanya sehingga dapat memprovokasi/mempengaruhi orang indonesia untuk berpaham komunis/tak ber-TUHAN/ tidak ber-PANCA SILA . Gimana bila keluarga R Arumbinang dicincang dimasukkan sumur tua seperti di Bupati Magetan yang digergaji diatas sumur tua beserta istri dan 2 anaknya ? Lihatlah sejarah telah minimal dua kali mereka kaum komunis /tak ber-TUHAN/ tak ber-PANCASILA mengkhianati negara RI ini ( dipimpin Muso dan Untung dengan dewan revolosinya). Horo opo ngenteni komunis menang lalu membantai keluarga anda baru anda sadar ? oh atau karena anda sepaham dengan komunis ya malah jaya dengan mereka ya ????????????????????????????????

Buku

“I:Boekoe bertujuan merespons dan memberi catatan-catatan penting tentang pergulatan manusia dan buku atau buku dengan buku”. Demikian bunyi janji pendiri situs ini yang selengkapnya dapat disimak dalam “Ihwal Kami“.

1 Comment

Hinokita - 19. Okt, 2010 -

Ada sebuah game strategy dan politik, bahkan diterbitkan harian Jakarta Post tertanggal 19-10 bernama eRepublik, bila anda cari dengan key “eIndonesia” di web Jakarta Post maka akan didapat…
Melihat kenyataan disana, terdapat partai beraliran komunis yg disebut PKeI.
Sangat mengkhawatirkan, karena dalam prateknya benar2 mencoba mengimplementasikan secara dunia maya…
karena game inipun benar2 layaknya dunia nyata terdapat perusahaan, presiden, partai politik dsb
(bahkan pemainnya pun adalah pekerja, mahasiswa atau dengan kata lain pemain2 yg telah dewasa)
Disitupun terlihat komunis identik dengan kata2 kasar, pemecah persatuan, dsb
namun semakin banyak anggota yg beraliran komunis disana

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan