Novel 'Sang Pencerah' Diluncurkan

Novel Sang Pencerah Diluncurkan
Sabtu, 03 Juli 2010 20:41:00
Penulis Buku “Sang Pencerah” Akmal Nasery Basral. (Foto: Fira N)
SLEMAN (KRjogja.com) – Kehidupan KH Ahmad Dahlan dan perjuangannya mendirikan Muhammadiyah ditulis Akmal Nasery Basral dalam novel “Sang Pecerah”. Novel terbitan Penerbit Mizan resmi diluncurkan berdasarkan skenario Film Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo.
“Selama ini kita sangat akrab dengan nama KH. Ahmad Dahlan namun cerita mengenai beliau belum banyak kita ketahui. Buku ini menghadirkan kisah tentang kehidupan KH. Ahmad Dahlan, sisi manusiawinya yang belum banyak kita kenal, kehidupannya semenjak kecil hingga suka duka yang dialaminya, dilema – dilema batinnya dan pemikiran- pemikiran terdalamnya,” papar penulisnya, Akmal Nasery Akbar yang ditemui di Toko Buku Togamas, Jalan Affandi Yogyakarta, Sabtu (3/7)
Akmal menambahkan buku ini juga berisi kontroversi seorang sosok pendobrak tradisi. ” Mungkin ada beberapa buku biografi atau sejarah mengenai sosok kontroversial yang mengagumkan ini, namun tidak banyak yang bisa ikut menyelami kehidupan seoarang tokoh yang hanya disingkat sedemikian rupa. Padahal, memahami sepak terjang KH Ahmad Dahlan sungguh menarik jika dilakuan dengan cara cair, luwes dan penuh muatan emosi dann semua ini terjawab di novel teranyar tentang KH Ahmad Dahlan ini, ” tambahnya.
Ditambahkan Sutradara dan penulis skenario Film Sang Pencerah, Hanung Bramantyo mengatakan setiap kejadian yang berpengaruh dalam hidup KH Ahmad Dahlan diteliti secara seksama dan menyeluruh, kemudian diterjemahkan dalam bahasa yang asik dibaca. “Hasilnya adalah sosok KH Ahmad dahlan yang dikisahkan dengan begitu cerdas, begitu nyata seolah-olah kita diajak langsung mengenal sosok pemuda yang bernama asli Muhammad Darwis ini,” katanya.
“Gejolak batin dan jiwanya, pertanyaan-pertanyaan yang pernah hinggap di benaknya, semua diungkap dengan begitu simpatik. Sejarah tidak pernah sama jika dikisahkan dari kacamata seorang novelis,” ujarnya.
Selain mengenang Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, diharapkan buku maupun film  “Sang Pencerah”  Ahmad Dahlan dapat menjadi kado milad ke-100 warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Buku dengan tebal 480 halaman ini, dijual dengan harga Rp 74.500, dengan diskon dari Togamas 20%, menjadi Rp 59.600. (Fir)
http://www.krjogja.com/news/detail/39756/Novel.Sang.Pencerah.Diluncurkan.html

SLEMAN – Kehidupan KH Ahmad Dahlan dan perjuangannya mendirikan Muhammadiyah ditulis Akmal Nasery Basral dalam novel “Sang Pecerah”. Novel terbitan Penerbit Mizan resmi diluncurkan berdasarkan skenario Film Sang Pencerah karya Hanung Bramantyo.

“Selama ini kita sangat akrab dengan nama KH. Ahmad Dahlan namun cerita mengenai beliau belum banyak kita ketahui. Buku ini menghadirkan kisah tentang kehidupan KH. Ahmad Dahlan, sisi manusiawinya yang belum banyak kita kenal, kehidupannya semenjak kecil hingga suka duka yang dialaminya, dilema – dilema batinnya dan pemikiran- pemikiran terdalamnya,” papar penulisnya, Akmal Nasery Akbar yang ditemui di Toko Buku Togamas, Jalan Affandi Yogyakarta, Sabtu (3/7)

Akmal menambahkan buku ini juga berisi kontroversi seorang sosok pendobrak tradisi. ” Mungkin ada beberapa buku biografi atau sejarah mengenai sosok kontroversial yang mengagumkan ini, namun tidak banyak yang bisa ikut menyelami kehidupan seoarang tokoh yang hanya disingkat sedemikian rupa. Padahal, memahami sepak terjang KH Ahmad Dahlan sungguh menarik jika dilakuan dengan cara cair, luwes dan penuh muatan emosi dann semua ini terjawab di novel teranyar tentang KH Ahmad Dahlan ini, ” tambahnya.

Ditambahkan Sutradara dan penulis skenario Film Sang Pencerah, Hanung Bramantyo mengatakan setiap kejadian yang berpengaruh dalam hidup KH Ahmad Dahlan diteliti secara seksama dan menyeluruh, kemudian diterjemahkan dalam bahasa yang asik dibaca. “Hasilnya adalah sosok KH Ahmad dahlan yang dikisahkan dengan begitu cerdas, begitu nyata seolah-olah kita diajak langsung mengenal sosok pemuda yang bernama asli Muhammad Darwis ini,” katanya.

“Gejolak batin dan jiwanya, pertanyaan-pertanyaan yang pernah hinggap di benaknya, semua diungkap dengan begitu simpatik. Sejarah tidak pernah sama jika dikisahkan dari kacamata seorang novelis,” ujarnya.

Selain mengenang Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, diharapkan buku maupun film  “Sang Pencerah”  Ahmad Dahlan dapat menjadi kado milad ke-100 warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Buku dengan tebal 480 halaman ini, dijual dengan harga Rp 74.500, dengan diskon dari Togamas 20%, menjadi Rp 59.600.

Sumber: KRJOGJA.COM, 3 Juli 2010

Gus Muh

Gus Muh

Pencatat dan Pencatut Dunia Koran