-->

Kronik Toggle

Cak Imin Menulis Tentang Gus Dur

JAKARTA – Di tengah kesibukannya sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar masih sempat menuliskan sebuah buku mengenai Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Dalam buku berjudul ‘Melanjutkan Pemikiran dan Perjuangan Gus Dur’ itu, pria yang akrab dipanggil Cak Imin ini bercerita panjang lebar tentang bagaimana ia mengenal dan memandang Gus Dur.

“Dulu saya tidak tahu kalau Gus Dur itu terkenal. Setelah saya kuliah di Jogja, saya baru tahu kalau Gus Dur itu terkenal. Dan dia sejalan dengan gerakan-gerakan kami sebagai mahasiswa,” kata Cak Imim dalam pidato peluncuran bukunya di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Minggu (18/7/2010).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menceritakan bagaimana Gus Dur memberikan dukungan kepadanya dengan cara yang berbeda dan tidak terpikirkan. “Seperti dulu dia (Gus Dur) memecat saya dari PKB. Saya yakin itu karena dia tidak mau ketika ditinggal dia, PKB jadi tidak mandiri. Begitulah cara dia mendukung dengan cara yang tidak terpikirkan,” kenangnya tetntang sosok pendiri PKB itu.

Menurut ayah dua anak ini, cara Gus Dur tersebut terbukti dengan keberhasilan PKB di pemilu 2009. “Ini terbukti PKB menjadi mandiri dan kuat sehingga pada pemilu 2009 PKB bisa mencapai PT (Parliementary Treshold)  5 persen,” tambah dia.

Cak Imin memiliki harapan tersendiri dengan penulisan buku setebal 182 halaman ini. Dia berharap agar kader-kader PKB dapat melanjutkan perjuangan Gus Dur.

“Ada tiga pemikiran Gus Dur yang utama. Yaitu Gerakan islam, dan islam itu sendiri, mengenai demokrasi, dan kontekstualisasi islam. Semoga kita sebagai kader bisa melanjutkan perjuangan Gus Dur,” harap dia.

Sumber: DETIK.COM, 18 Juli 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan