-->

Kronik Toggle

Sebelum Tsunami Aceh, Abuya Keluarkan Warning Bagi Anggotanya

Bandung – Sebelum tsunami terjadi di Nangroe Aceh Darussalam pada 26 Desember 2004,
Pemimpin spritual Klub Poligami Global Ikhwan Abuya Asaari Muhammad Tamimi mengaku telah memberikan warning kepada jamaahnya agar segera meninggalkan Aceh. Tak hanya itu, warga Aceh pun sudah diperingatkan soal bencana besar itu.

Hal itu disebutkan dalam muqodimah buku yang diluncurkan Klub Poligami Global Ikhwan berjudul ‘Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamimi (Satria Piningit).” Bertempat di Rumah Makan Sindang Reret, Jalan Surapati, Kota Bandung, Jumat (23/4/2010) malam, Global Ikhwan membedah buku tersebut.

Lalu, saat dikunjungi oleh kawannya yang berasal dari Aceh dua minggu sebelum tsunami terjadi, Abuya meminta agar kawannya itu tidak pulang dulu ke Aceh karena akan terjadi peristiwa yang besar, tapi kawannya itu tetap memaksa pulang. Akhirnya kawan itu dan beserta keluarganya tewas tersapu tsunami.

Dalam buku setebal 83 halaman itu, di bagian muqodimah ditulis, jika Abuya sempat mengantarkan surat kepada Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Tengku Abdullah Syai’i yang isinya meminta peperangan untuk dihentikan, karena kalau tidak bencana besar akan datang.

Peringatan agar peperangan untuk segera dihentikan pun dia sampaikan melalui beberapa kuliah dia.

Para anggota jamaah Global Ikhwan yang berada di Aceh, diminta meninggalkan Aceh. Namun sebelum mereka pergi, anggota klub poligami itu sempat menyampaikan peringatan Abuya ini kepada masyarakat Aceh.

*) Dikronik dari DETIK Bandung, 24 April 2010

1 Comment

Indra - 29. Apr, 2010 -

Isi buku tsb menarik, ini resensinya:
http://tsunami-abuya.blogspot.com

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan