-->

Kronik Toggle

Penerbitan Kamus di Nusantara (1400-2009)

Inilah Kamus yang Pernah Terbit/Beredar di Nusantara
Kalau merujuk pada sejarah, pergulatan menyusun kamus sebagai usaha mengikat dan mengabadikan pengertian dari bahasa yang diciptakan sudah berlangsung cukup lama. Berikut ini kronik penyusunan kamus dari masa ke masa:
1400: Karya leksikografi tertua dalam sejarah studi bahasa di Indonesia adalah daftar kata Cina-Melayu pada permulaan yang berisi 500 lema. 1522: Terbit daftar kata Italia-Melayu yang disusun Pigafetta.
1603: Dari dalam penjara, Frederick de Houtman menyusun kamus Spraeck ende woord-boek, Inde Malaysche ende Madagaskarsche Talen met vele Arabische ende Turcsche Woorden.
1623: Casper Wiltens dan Sebastianus Danckaerts menerbitkan kamus Vocabularium ofte Woortboek naer order vanden Alphabet in ‘t Duytsch-Maleysch ende Maleysche-Duytsch.
1706: Terbit Lexicon Javanum. Penulisnya tak diketahui. Naskahnya tersimpan di perpustakaan Vatikan dan dianggap sebagai kamus Jawa tertua.
1841: Kamus Nederduitsch-Maleisch en Seoendasch Woordenboek karya A. de Wilde terbit. Disebut-sebut sebagai kamus Sunda tertua.
1857: Raja Ali Haji menerbitkan Ejaan dan Tata Bahasa Bustanulkatibina.
1916: Kamus Melayu-Jawa berjudul Baoesastra Melajoe-Djawa terbit.
1928: Penerbit Ahmadiah Press Singapura menerbitkan Kitab Pengetahuan Bahasa (Kamus Loghat Melayu-Johor-Pahang-Riau-Lingga) karya Raja Ali Haji dari Riau. Karena Raja Ali Haji hidup pada abad 19, maka dipastikan bahawa kamus itu sudah beredar pada abad itu dalam bentuk naskah. Buku ini tak bisa disebut kamus bahasa murni, tapi lebih tepat kamus ensiklopedis bagi pelajar.
1930: Baoesastra Djawa karangan W.J.S Poerwadarminta, C.S. Hardjasoedarma, dan J.C. Poedjasoedira terbit. Kamus ini dianggap sebagai pelopor perkamusan ekabahasa berbahasa Jawa.
1936: Baoesastra Walandi-Djawi karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.
1939: Baoesastra Djawa II karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.
1942: Kamus Nippon-Indonesia, Indonesia-Nippon karya karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.
1948: Terbit Kamoes Bahasa Seonda karya R. Sajdibrata.
1949: Kamus Istilah karya Sutan Takdir Alisjahbana terbit.
1949: Terbit karya W.J.S. Poerwadarminta berjudul Logat Kecil Bahasa Indonesia.
1950: Terbit kamus Indonesisch-Nederlands Woordenboek karya W.J.S. Poerwadarminta dan A. Teeuw
1951: Kamus Indonesia karangan E. St. Harahap (cetakan ke-9) diterbitkan.
1951: Terbit Kamus Besar Bahasa Indonesia karya Hassan Noel Arifin
1952: Lembaga Penyelidikan Bahasa dan Kebudayaan Universitet Indonesia (cikal-bakal Pusat Bahasa) menerbitkan Kamus Umum Bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta. Kamus ini disebut-sebut sebagai tonggak sejarah dalam pertumbuhan leksikografi Indonesia. Walau sifatnya sederhana dan praktis, kamus ini merupakan kamus deskriptif yang pemuatan lema ataupun penjelasan maknanya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
1954: Kamus Modern Bahasa Indonesia karya St. Mohammad Zain terbit.
1954: Kamus Bahasaku karya B.M. Nur.
1963: Di Amerika Serikat terbit An Indonesian-English Dictionary karya John M. Echols dan Hassan Shadily.
1969: Terbit Kamus Latin-Indonesia susunan W.J.S. Poerwadarminta, K. Prent dan J. Adisubrata. Kamus ini terbit setelah Poerwadarminta wafat.
1969: Kamus Saku Bahasa Indonesia karya Reksosiswojo dkk. muncul.
1970: Dewan Bahasa dan Pustaka menerbitkan Kamus Dewan karya T. Iskandar.
1974: Kamus Bahasa Indonesia untuk remaja karya Ali Marsaban dkk. terbit.
1974: Kamus Sinonim Bahasa Indonesia karya Harimurti Kridalaksana hadir.
1974: Diterbitkan Kamus Teknik karya B.S. Anwir.
1975: J.S. Badudu mengeluarkan Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia.
1975: Terbit An English-Indonesian Dictionary karya John M. Echols dan Hassan Shadily
1976: Institut Teknologi Bandung mengeluarkan Kamus Istilah Kimia dan Farmasi.
1976: Kamus Istilah Ilmu dan Teknologi karya H. Johannes diterbitkan.
1976: Kamus Dialek Jakarta karya Abdul Chaer diterbitkan.
1978: Terbit Kamus Jawa Kuna-Indonesia karya L. Mardiwarsito.
1981: A. Ed. Schmidgall-Tellings dan Alan M. Stevens mengeluarkan Contemporary Indonesian-English Dictionary.
1982: Terbit Kamus Linguistik karya Harimurti Kridalaksana.
1984: Dictionnaire Indonesien-Francais karya P. Labrousse diterbitkan di Prancis.
1984: Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap karya A.W. Munawwir (tashih: KH Ali Ma’shum dan KH Zainal Abidin Munawwir) diterbitkan.
1986: Kamus Bahasa Bali karya Sri Reshi Anandakusuma.
1987: Kamus Peribahasa karya Sarwono Pusposaputro.
1989: Republik Rakyat Cina menerbitkan Kamus Baru Bahasa Indonesia-Tionghoa karya Liang Liji.
1990: Rusia menerbitkan Kamus Besar Bahasa Indonesia-Rusia karya R.N. Korigidskiy dkk.
1990: Karya A Teeuw, Indonesisch-Nederlands Woordenboek, terbit di Belanda.
1991: Kamus Singkatan dan Akronim Baru dan Lama karya Ateng Winarno terbit.
1995: Kamus Besar Cina-Indonesia terbit.
1999: Kamus Biologi karya Mien A. Rivai terbit.
1999: Kamus Biologi karya Wildan Yatim diterbitkan Yayasan Obor Indonesia.
2000: Kamus Hukum Belanda-Indonesia karya M. Thermorshuizen terbit.
2006: Kamus Umum Belanda-Indonesia karya S. Wojowasito terbit.
2007: Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko diterbitkan Gramedia.
2008: Kamus Bahasa dan Budaya Manado karya Yapi Panda Abdiel Tambayong (Remy Sylado) diterbitkan Gramedia.
2009: Pusat Bahasa bekerjasama dengan Mizan menerbitkan Tesaurus Alfabetis Bahasa Indonesia.
(GM/dari pelbagai sumber)

Kalau merujuk pada sejarah, pergulatan menyusun kamus sebagai usaha mengikat dan mengabadikan pengertian dari bahasa yang diciptakan sudah berlangsung cukup lama. Berikut ini kronik penyusunan kamus dari masa ke masa:

1400: Karya leksikografi tertua dalam sejarah studi bahasa di Indonesia adalah daftar kata Cina-Melayu pada permulaan yang berisi 500 lema. 1522: Terbit daftar kata Italia-Melayu yang disusun Pigafetta.

1603: Dari dalam penjara, Frederick de Houtman menyusun kamus Spraeck ende woord-boek, Inde Malaysche ende Madagaskarsche Talen met vele Arabische ende Turcsche Woorden.

1623: Casper Wiltens dan Sebastianus Danckaerts menerbitkan kamus Vocabularium ofte Woortboek naer order vanden Alphabet in ‘t Duytsch-Maleysch ende Maleysche-Duytsch.

1706: Terbit Lexicon Javanum. Penulisnya tak diketahui. Naskahnya tersimpan di perpustakaan Vatikan dan dianggap sebagai kamus Jawa tertua.

1841: Kamus Nederduitsch-Maleisch en Seoendasch Woordenboek karya A. de Wilde terbit. Disebut-sebut sebagai kamus Sunda tertua.

1857: Raja Ali Haji menerbitkan Ejaan dan Tata Bahasa Bustanulkatibina.

1861: Terbit Bataksch-Nederduitsch woordenboek (A Batak-Dutch Dictionary) karya Herman Neubronner van der Tuuk.

1864: Herman Neubronner van der Tuuk menerbitkan dua seri kamus: Tobasche spraakkunst, eerste stuk (A Toba-Batak Grammar, Part 1) dan Tobasche spraakkunst, tweede stuk (A Toba-Batak Grammar, Part 2).

1897: Terbit Kawi-Balineesch-Nederlandsch woordenboek (A Kawi-Balinese-Dutch Dictionary) karya Herman Neubronner van der Tuuk.

1916: Kamus Melayu-Jawa berjudul Baoesastra Melajoe-Djawa terbit.

1928: Penerbit Ahmadiah Press Singapura menerbitkan Kitab Pengetahuan Bahasa (Kamus Loghat Melayu-Johor-Pahang-Riau-Lingga) karya Raja Ali Haji dari Riau. Karena Raja Ali Haji hidup pada abad 19, maka dipastikan bahawa kamus itu sudah beredar pada abad itu dalam bentuk naskah. Buku ini tak bisa disebut kamus bahasa murni, tapi lebih tepat kamus ensiklopedis bagi pelajar.

1930: Baoesastra Djawa karangan W.J.S Poerwadarminta, C.S. Hardjasoedarma, dan J.C. Poedjasoedira terbit. Kamus ini dianggap sebagai pelopor perkamusan ekabahasa berbahasa Jawa.

1936: Baoesastra Walandi-Djawi karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.

1939: Baoesastra Djawa II karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.

1942: Kamus Nippon-Indonesia, Indonesia-Nippon karya karya W.J.S. Poerwadarminta terbit.

1948: Terbit Kamoes Bahasa Seonda karya R. Sajdibrata.

1949: Kamus Istilah karya Sutan Takdir Alisjahbana terbit.

1949: Terbit karya W.J.S. Poerwadarminta berjudul Logat Kecil Bahasa Indonesia.

1950: Terbit kamus Indonesisch-Nederlands Woordenboek karya W.J.S. Poerwadarminta dan A. Teeuw

1951: Kamus Indonesia karangan E. St. Harahap (cetakan ke-9) diterbitkan.

1951: Terbit Kamus Besar Bahasa Indonesia karya Hassan Noel Arifin

1952: Lembaga Penyelidikan Bahasa dan Kebudayaan Universitet Indonesia (cikal-bakal Pusat Bahasa) menerbitkan Kamus Umum Bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta. Kamus ini disebut-sebut sebagai tonggak sejarah dalam pertumbuhan leksikografi Indonesia. Walau sifatnya sederhana dan praktis, kamus ini merupakan kamus deskriptif yang pemuatan lema ataupun penjelasan maknanya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

1954: Kamus Modern Bahasa Indonesia karya St. Mohammad Zain terbit.

1954: Kamus Bahasaku karya B.M. Nur.

1963: Di Amerika Serikat terbit An Indonesian-English Dictionary karya John M. Echols dan Hassan Shadily.

1969: Terbit Kamus Latin-Indonesia susunan W.J.S. Poerwadarminta, K. Prent dan J. Adisubrata. Kamus ini terbit setelah Poerwadarminta wafat.

1969: Kamus Saku Bahasa Indonesia karya Reksosiswojo dkk. muncul.

1970: Dewan Bahasa dan Pustaka menerbitkan Kamus Dewan karya T. Iskandar.

1974: Kamus Bahasa Indonesia untuk remaja karya Ali Marsaban dkk. terbit.

1974: Kamus Sinonim Bahasa Indonesia karya Harimurti Kridalaksana hadir.

1974: Diterbitkan Kamus Teknik karya B.S. Anwir.

1975: J.S. Badudu mengeluarkan Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia.

1975: Terbit An English-Indonesian Dictionary karya John M. Echols dan Hassan Shadily

1976: Institut Teknologi Bandung mengeluarkan Kamus Istilah Kimia dan Farmasi.

1976: Kamus Istilah Ilmu dan Teknologi karya H. Johannes diterbitkan.

1976: Kamus Dialek Jakarta karya Abdul Chaer diterbitkan.

1978: Terbit Kamus Jawa Kuna-Indonesia karya L. Mardiwarsito.

1981: A. Ed. Schmidgall-Tellings dan Alan M. Stevens mengeluarkan Contemporary Indonesian-English Dictionary.

1982: Terbit Kamus Linguistik karya Harimurti Kridalaksana.

1984: Dictionnaire Indonesien-Francais karya P. Labrousse diterbitkan di Prancis.

1984: Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap karya A.W. Munawwir (tashih: KH Ali Ma’shum dan KH Zainal Abidin Munawwir) diterbitkan.

1986: Kamus Bahasa Bali karya Sri Reshi Anandakusuma.

1987: Kamus Peribahasa karya Sarwono Pusposaputro.

1989: Republik Rakyat Cina menerbitkan Kamus Baru Bahasa Indonesia-Tionghoa karya Liang Liji.

1990: Rusia menerbitkan Kamus Besar Bahasa Indonesia-Rusia karya R.N. Korigidskiy dkk.

1990: Karya A Teeuw, Indonesisch-Nederlands Woordenboek, terbit di Belanda.

1991: Kamus Singkatan dan Akronim Baru dan Lama karya Ateng Winarno terbit.

1995: Kamus Besar Cina-Indonesia terbit.

1999: Kamus Biologi karya Mien A. Rivai terbit.

1999: Kamus Biologi karya Wildan Yatim diterbitkan Yayasan Obor Indonesia.

2000: Kamus Hukum Belanda-Indonesia karya M. Thermorshuizen terbit.

2006: Kamus Umum Belanda-Indonesia karya S. Wojowasito terbit.

2007: Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko diterbitkan Gramedia.

2008: Kamus Bahasa dan Budaya Manado karya Yapi Panda Abdiel Tambayong (Remy Sylado) diterbitkan Gramedia.

2009: Pusat Bahasa bekerjasama dengan Mizan menerbitkan Tesaurus Alfabetis Bahasa Indonesia.

(GM/dari pelbagai sumber)

6 Comments

Saut Situmorang - 19. Apr, 2010 -

lho, Bapak Kamus Indonesia kok gak dimasukkan dalam Daftar di atas?!

http://www.answers.com/herman+van+der+tuuk?afid=TBarLookup&nafid=27

IBOEKOE - 20. Apr, 2010 -

Terimakasih Bang Saut atas tambahannya. Dan kini daftarnya sdah ditambahkan 3. Aneh juga ya, nama ini nggak terlacak oleh puluhan pakar kamus di Pusat Bahasa yg menerbitkan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Lilih - 18. Sep, 2010 -

artikelnya saya cuplik di blog dan sudah diberi link. trim’s infonya.

boncu - 11. Okt, 2010 -

bang artikel buat kamus karya ali marsaban donk

Setiaji susilo - 15. Okt, 2010 -

Saya punya kamoes indonesia nederlands th 1948 ,DEUTSCHER WORTSCHATZ TH 1949 Technisch woordenboek nederlands indonesisch th 50 ENGELSCH WOORDENBOEK

mohamad ngafenan - 20. Mar, 2011 -

saya sudah nulis lebih dari 7 kamus kok tidak dimasukkan dalam daftar. gimana ni

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan