-->

Lainnya Toggle

Penulisan Puisi

Oleh SAIFUL BAKRI

Setiap hari kita beraktivitas. Mulai bangun tidur sampai tidur kembali
di malam hari. Saat matahari mulai tenggelam beertaburan bintang di
langit beserta bulan yang cahayanya memantul dari sungai, sawah, atau
bukit-bukit kecil di sekitar kita yang semuanya akan terasa indah.
Bila pagi hari kabut tipis di depan rumah menari-nari, kupu-kupu
beraneka warna hinggap dari bunga ke bunga lainnya, suara burung
bersahutan dari pohon jambu terbang ke pohon rambutan berkicau
bersahutan menyambut pagi. Gemericik air kali menciptakan nyanyian,
alangkah kaya hidup ini damai bersama alam di sekitar kita. Itu semua
puisi dalam kehidupan kita sehari-hari. Tinggal bagaimana daya kreatif
kita untuk mengolahnya.

Pertanyaannya sekarang: Mau kita apakah keindahan alam di negeri ini? Kita biarkan lewat atau berlalu begitu saja. Tentu tidak jawabnya. Disini mari kita mendokumentasikan seluruh kehidupan di negeri kita dengan puisi. Bagaimana caranya?

1. Mengerti apa itu puisi
Puisi, cerpen, novel, prosa atau bentuk tulisan yang lain merupakan karya sastra.Karya sastra adalah karangan atau tulisan yang mengungkapkan pengalaman hidup kita sehari-hari dipadu dengan daya khayal (imajinasi ) lalu dikemas dengan bahasa yang indah. Puisi merupakan media ekspresi yang tidak asing bagi kita karena setiap hari kita akan bertemu dengan segala macam peristiwa yang akan menjadikan pengalaman dan setiap orang pasti mempunyai pengalaman pribadi masing-masing baik itu sedih, susah, senang, gembira ataupun duka sekalipun.
Contoh:
Lagu Naik-naik ke puncak gunung, Balonku ada lima atau Bintang kecil.
Sungguh kita sedang berpuisi karena semua itu pada dasarnya adalah
sebuah puisi jadi jangan takut untuk menuliskannya.

2. Menjadikan hidup lebih hidup dengan puisi
Sawah yang terbentang, air sungai yang mengalir, bukit yang hijau,
panorama alam yang mempesona di sekitar kita, itu semua diberikan
Tuhan kepada kita. Dengan puisi kita akan merasakan rasa syukur itu
agar kita tidak menyia-nyiakan atau merusak alam yang indah ini.Puisi
akan menyapa kita dengan indah. Tulisan-tulisan kita akan mewarnai
hidup ini akan lebih kaya. Kaya akan perasaan, kaya akan pikiran, kaya
akan pengalaman, kaya akan wawasan, meskipun dari hal-hal sederhana
yang kita alami.

Contoh puisi:

Pak Tani
Pagi yang cerah
Pak tani sudah berangkat ke sawah
Di pundak
Cangkul selalu terbawa
Menemani untuk menggemburkan sawah
Kau tak lelah
Merawat padi hingga menguning
Mengusir burung-burung
Yang hinggap di batang-batang padi
Sampai musim panen
Yang akan segera tiba

3.Mengekspresikan uneg-uneg lewat puisi

Dalam perjalanan berangkat atau pulang sekolah, di rumah atau sedang
bermain, akan muncul ide-ide yang cemerlang. Gagasan-gagasan yang menarik dalam perjalanan.Dengan puisi kita tulis atau gagasan-gagasan dalam hati kita, dalam pikiran-pikiran kita. Dimana gagasan-gagasan itu bisa berupa keprihatinan, saran-saran atau menyadarkan orang lain untuk tidak merusak alam.

Contoh:
Tragedi banyu panas

Desember beberapa tahun lalu
Air bah bercampur Lumpur
Datang dengan tiba-tiba
Dari atas bukit
Batu-batu menggelinding
Menimbun kolam
Padusan banyu panas
Airnya menjadi coklat
Gelak tawa anak-anak dan orang dewasa
Berubah menjadi tangisan
Bencana itu datang
Karena hutanku telah habis ditebang
Oleh orang-orang yang mementingkan dirinya sendiri
Tuan lindungilah hutan kami
Tuan jangan kau rusak bukit kami
Tuan jangan biarkan tuhan murka untuk yang kedua kali

4.Menulis puisi dalam buku harian

Dengan buku harian kita akan merekam peristiwa-peristiwa yang terjadi
Dari waktu ke waktu
Dari hari ke hari
Dari bulan ke bulan
Dan dari tahun ke tahun
Secara berurutan.

Dari buku harian yang kita tulis kita akan belajar jujur pada diri
sendiri, tidak dibuat-buat semua berjalan apa adanya. Apa yang kita
lihat dan kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari semua kita tulis
dengan wajar dan seutuhnya adalah pengalaman kita sendiri mulai terbit
fajar sampai terbenamnya matahari, 24 jam kita bermain dengan
peristiwa yang terjadi.

Yakinlah bahwa semua peristiwa apapaun
bentuknya pasti ada hikmahnya.Buku harian sangat kecil dan sederhana
tetapi begitu besar manfaatnya untuk mencurahkan segala isi hati kita
dengan puisi.Kenapa dengan puisi? Karena dengan puisi pengalaman yang
kita curahkan akan terasa lebih mendalam, perasaan kita akan lebih
halus dan peka terhadap sesuatu di sekitar kita.

Dengan buku harian tekanan-tekanan yang ada di hati kita kita lepaskan seperti air yang mengalir deras. Air yang meghanyutkan sampah-sampah, menggelindingkan batu-batu dan jangan biarkan air tersumbat, begitu juga dengan perasaan dan hati kita. Dalam buku harian kita tulis semua hal-hal pribadi yang menyesakkan dada kita.
Contoh:

Ibu
Ibu,
Hatimu lembut
Bagai sutera bidadari
Mengelus dan memanjakan aku
Bila dingin malam mulai datang
Kau dekap aku
Kau cium aku
Penuh rasa hangat menyelimutiku
Ibu, maafkan aku
Yang kadang tak menurut padamu
Kau akan menjadi pelita
Selamanya dalam hidupku

Semoga dengan pengalaman batin dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di
alam semesta ini kita tidak hanya mampu merasakan saja tapi keberanian
kita untuk menerjemahkan pikiran-pikiran, menerjemahkan sedih kita,
menerjemahkan kegembiraan kita dan menerjemahkan kegelisahan kita,
lebih-lebih menerjemahkan hati nurani kita atas semua anugerah yang
terhampar di depan mata kita dengan jujur, apa adanya dan sepenuh hati
lewat puisi dimana saja dan kapan saja sebab dengan puisi kita akan
belajar bersama-sama menjadi orang yang arif dan bijaksana, berhati
lembut penuh perasaan dan belajar menghagai sesama manusia dengan
kasih saying serta mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan
kepada kita semua.

Kampung Jagalan, 2 Maret 2010

*Disampaikan dalam Bengkel Sastra: Pelatihan Penulisan Puisi bagi
Siswa SD se-Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto di SMPN 3 Pacet.
Diselenggarakan oleh Balai Bahasa Surabaya pada tanggal 10-11 Maret
2010.

4 Comments

bekti patria - 05. Apr, 2010 -

artikel ringan, tapi bermanfaat.

arry ardiant - 20. Apr, 2010 -

indah tapi tak nampak baik tapi kadang tak dirasa,yang ada hanya sepenggal kata tertulis penuh makna, untuk sbuah puisi

D_13 - 30. Apr, 2010 -

Simpel dan mudah dipahami

adin - 22. Mar, 2011 -

saya suka menulis dan akan menulis, maka biarkan saya terus membaca karya karya anda.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan