-->

Kronik Toggle

Pameran Akbar Kartun Benny & Mice

Jakarta -Sepanjang 5 – 14 Maret 2010, duo Kartunis Benny & Mice menggelar pameran akbar di Bentara Budaya Jakarta di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Dalam pameran tersebut Benny & Mice menampilkan karya-karya mereka yang dibuat sejak 1997 hingga 2010.

Direktur Eksekutif Bentara Budaya Jakarta Efix Mulyadi mengatakan, Benny & Mice mencoba mengangkat cerita kehidupan orang-orang kaya, dunia politik praktis, hingga kehidupan kaum urban kelas menengah-bawah, “Pameran ini juga dirancang untuk memotret kedua kartunis dari jarak dekat,” kata Efix.

Di awal kiprahnya Benny Rachmadi (Benny) dan Muhamad Misrad (Mice) adalah pengisi majalah dinding di kampus Institut Kesenian Jakarta saat keduanya kuliah di sana. Meski kini masing-masimg bekerja di tempat yang berbeda – Benny di di harian dan mingguan Kontan dan Mice di harian Surabaya Post, kolaborasi duet ini tetap jalan. Mereka rutin mengisi lembar kartun di harian Kompas Edisi Minggu. Mereka juga menerbitkan beberapa buku kartun.

Salah satu yang menarik dalam pameran tersebut adalah tampilnya kartun bertema pemanasan global. Sebelumnya, sebagian karya tersebut pernah ditampilkan dalam acara Green Fest 2009. Menurut mereka, ini merupakan salah satu bukti kepedulian mereka terhadap lingkungan. “Kami mencoba mengangkat persoalan pemanasan global melalui kartun,” ujar Mice. “Pesan yang disampaikan melalui gambar biasanya lebih mudah dipahami oleh masyarakat.”

Selain pameran kartun, acara itu juga diisi sejumlah kegiatan lainnya. Di antaranya, workshop kartun Benny & Mice dengan tema pemanasan global, workshop gitar oleh Jubing Kristianto, workshop penerbitan buku populer, dan bazar buku komik murah.

Yang menarik, ruang pameran didesain sedemikian rupa, sehingga pengunjung seolah-olah berada di pusat kota. Selain memamerkan sejumlah kartun karya Benny & Mice, dalam ruang pameran juga diletakkan sebuah bajaj, kios rokok, miniatur halte bis, dan tempat sampah. Itu semua membuat ruang pameran terasa menjadi lebih hidup.

Setelah di Jakarta, pameran ini juga akan digelar di beberapa kota lainnya, seperti di Yogyakarta (Bentara Budaya Yogyakarta, 6 – 15 April 2010), Solo (Balai Soedjatmoko, 21 – 30 Maret), Surabaya (CCCL Surabaya, 22 – 26 April), dan Bali (Bentara Budaya Bali, 20 – 29 Mei).

*) Dikronik dari Tempointeraktif, 5 Maret 2010

1 Comment

Efri Yaldi - 12. Jan, 2011 -

Kita berharap lebih banyak lagi tokoh-tokoh kartun di Indonesia, maksud saya, bukan hanya yang hadir di koran-koran sebagai kritikus, tapi bisa mendunia dalam cerita anak-anak yang difilmkan

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan