OC Kaligis Luncurkan "Korupsi Bibit-Chandra"

http://www.detiknews.com/read/2010/03/29/154159/1327895/10/oc-kaligis-marah-luncurkan-buku-korupsi-bibit-chandra
Senin, 29/03/2010 15:41 WIB
OC Kaligis ‘Marah’, Luncurkan Buku Korupsi Bibit-Chandra
Rachmadin Ismail – detikNews
Jakarta – Pengacara kondang OC Kaligis meluncurkan buku bertajuk ‘Korupsi Bibit-Chandra’. Ia mengaku dibuatnya buku tersebut karena perasaan marah. Apa penyebabnya?
“Buku ini saya terbitkan atas dasar rasa gelisah dan marah. Kebenaran dijungkirbalikkan. Anggodo diperas, dan si pemeras Ari Muladi dilindungi KPK,” kata OC Kaligis saat berpidato dalam peluncuran bukunya di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (29/3/2010).
Menurut Kaligis, penghentian kasus pimpinan KPK Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto telah menciderai proses hukum. Penerbitan Surat Ketetapan penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap kasus tersebut dinilai hanya karena desakan publik.
“Suatu pemerintahan, termasuk institusi penegak hukumnya mengabaikan penegakan hukum. Melanggar hukum hanya karena mendengarkan desakan dan tekanan publik,” paparnya.
Dalam peluncuran ini hadir juga rekan seprofesi Kaligis seperti M Assegaf dan pengacara lainnya. Budayawan Franz Magnis Suseno juga ikut hadir. Sementara, Mantan Hakim Konstitusi Laica Marzuki ikut berkomentar terhadap buku tersebut.
Secara umum, buku 629 halaman itu berisi tentang ulasan kasus Bibit dan Chandra. Dimulai dengan laporan polisi tentang kasus, lalu testimoni Antasari Azhar, keterangan saksi-saksi hingga pendapat beberapa ahli hukum termasuk OC Kaligis sendiri tentang kasus tersebut.
“Harapan saya kiranya buku ini dibaca, dimaknai dalam perpektif ini,” tutupnya.
(mad/anw)

JAKARTA–Pengacara kondang OC Kaligis meluncurkan buku bertajuk ‘Korupsi Bibit-Chandra’. Ia mengaku dibuatnya buku tersebut karena perasaan marah. Apa penyebabnya?

“Buku ini saya terbitkan atas dasar rasa gelisah dan marah. Kebenaran dijungkirbalikkan. Anggodo diperas, dan si pemeras Ari Muladi dilindungi KPK,” kata OC Kaligis saat berpidato dalam peluncuran bukunya di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (29/3/2010).

Menurut Kaligis, penghentian kasus pimpinan KPK Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto telah menciderai proses hukum. Penerbitan Surat Ketetapan penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap kasus tersebut dinilai hanya karena desakan publik.

“Suatu pemerintahan, termasuk institusi penegak hukumnya mengabaikan penegakan hukum. Melanggar hukum hanya karena mendengarkan desakan dan tekanan publik,” paparnya.

Dalam peluncuran ini hadir juga rekan seprofesi Kaligis seperti M Assegaf dan pengacara lainnya. Budayawan Franz Magnis Suseno juga ikut hadir. Sementara, Mantan Hakim Konstitusi Laica Marzuki ikut berkomentar terhadap buku tersebut.

Secara umum, buku 629 halaman itu berisi tentang ulasan kasus Bibit dan Chandra. Dimulai dengan laporan polisi tentang kasus, lalu testimoni Antasari Azhar, keterangan saksi-saksi hingga pendapat beberapa ahli hukum termasuk OC Kaligis sendiri tentang kasus tersebut.

“Harapan saya kiranya buku ini dibaca, dimaknai dalam perpektif ini,” tutupnya.

Sumber: DETIK.COM, 29 Maret 2010

Gus Muh

Gus Muh

Pencatat dan Pencatut Dunia Koran