-->

Kronik Toggle

Islamic Book Fair 2010 di Jakarta

JAKARTA — Islamic Book Fair (IBF) telah menjelma menjadi pameran buku Islam terbesar, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara.

Hari ini, 5 Maret 2010, Islamic Book Fair (IBF) 2010 dibuka secara resmi oleh Ibu Negara, Ani Yudhoyono. Pameran buku Islam yang digelar tiap tahun di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, akan berlangsung selama 10 hari, yakni 5-14 Maret 2010.

Inilah pameran yang selalu ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh stakeholders perbukuan Islam. “Setiap tahun, IBF selalu ditunggu-tunggu kehadirannya tidak hanya oleh para penerbit buku Islam melainkan juga masyarakat,”  tutur Wakil Ketua Panitia IBF 2010, Anis Baswedan.

Ia menambahkan, IBF yang kini memasuki usia kesembilan tahun, juga selalu ditunggu-tunggu oleh para agen, distributor dan pemilik jaringan toko buku; para penulis,  penerjemah, designer hingga pengusaha percetakan. “Pendek kata, IBF merupakan ajang bertemunya seluruh pihak yang terlibat dan berkepentingan terhadap penerbitan buku-buku Islam,” ujar  direktur Penerbit Akbar Media itu menambahkan.

Ajang IBF pertama kali digelar pada 2002. Penyelenggaranya adalah Kelompok Kerja (Pokja) Buku Islam, Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta. Ketua Ikapi DKI Jakarta, Afrizal Sinaro menyebutkan, jumlah pengunjung IBF dari tahun ke tahun terus meningkat secara signifikan.

Para pengunjung IBF itu  tidak hanya berasal dari Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabobetabek) maupun daerah-daerah lainnya di Pulau Jawa. Banyak pengunjung berasal dari daerah-daerah di luar Jawa, seperti  Sumatera, Kalimantan maupun Sulawesi. “Mereka terdiri dari beragam profesi, seperti pelajar, mahasiswa, dosen, pengusaha, serta kalangan agen, distributor maupun pemilik toko buku,” paparnya.

IBF juga dihadiri oleh para buyer dari mancanegara. Yang terbanyak adalah Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. “Mereka mengatakan bahwa Islamic Book Fair merupakan pameran buku Islam terbesar tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara,” kata Afrizal Sinaro.

Ketua Panitia IBF 2010, Iwan Setiawan  mengatakan,  IBF tahun 2010 — yang kembali disponsori oleh Bank Syariah Mandiri (BSM) —  ditargetkan akan dikunjungi sedikitnya setengah juta orang. “Kami optimistis, jumlah pengunjung  IBF 2010 akan tembus 500 ribu orang, dan mencetak transaksi penjualan di atas Rp 100 miliar,” ujar Iwan Setiawan.

Ia menambahkan, IBF 2010 memiliki sejumlah keistimewaan dibandingkan pameran tahun-tahun sebelumya. Salah satunya adalah jumlah stan. Tahun 2009, panita hanya menyediakan sekitar 280 stan. Tahun ini panitia menyiapkan dua tenda mewah ber-AC di depan gedung Istora yang mampu menampung sekitar 70 stan. “Dengan total sekitar 350 stan, IBF tahun 2010 mampu menampung lebih banyak penerbit yang selama ini antre untuk ikut serta dalam ajang IBF,” tuturnya.

Selain itu, panitia juga telah menyiapkan sekitar 75 mata acara selama 10 hari pameran. Baik berupa temu penulis nasional dan internasional, temu tokoh nasional dan internasional, seminar, talksow, festival seni budaya Islam, diskusi ilmiah, dan Penganugrahan IBF Award.

Sejumlah ulama dari Timur Tengah dijadwalkan tampil di ajang IBF 2010. Mereka antara lain dari Saudi Arabia, Syria dan Libanon. “Salah satunya adalah Syekh Umar Bakrie Muhammad, seorang aktivis Islam  dari Beirut, Libanon,” ujar Iwan.

Dengan demikian, kata Iwan,  IBF 2010 akan menjadi ajang silaturahim masyarakat dengan berbagai tokoh perbukuan maupun ulama terkemuka nasional dan internasional. “Di samping itu, para pengunjung berkesempatan mendapatkan berbagai buku Islam berkualitas dengan diskon harga yang sangat menarik, hingga 70 persen,” ujarnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah live (siaran langsung) TVOne bertajuk “Damai Indonesiaku”. Acara tersebut disiarkan langsung dari panggung utama IBF 2010, hari Ahad, 7 Maret 2010, pukul 13.00-15.00.  “Acara ini akan menghadirkan sejumlah dai dan penulis terkemuka,” tuturnya.

Iwan menegaskan, para penerbit telah menyiapkan buku-buku baru yang akan dipamerkan di ajang IBF 2010. “Ada ribuan judul buku baru, di samping puluhan ribu judul buku yang sudah terbit sebelumnya. Buku-buku tersebut mencakup berbagai bidang, dari ibadah, Alquran, Hadis, fiqih, anak, keluarga, pemikiran, referensi, hingga how to dan buku-buku fiksi. Sehingga, para pengunjung IBF akan mendapatkan begitu banyak pilihan dalam membeli buku,” papar Iwan.

Sumber: Republika, 05 Februari 2010

2 Comments

maya chan - 07. Apr, 2010 -

huaaah lengkap banget ya,,,langsung meluncur kesana deh..^^ terimaksih info..

wastono - 24. Jun, 2010 -

tau jadwal IBF kedepan gak? Mohon informasikan ke e-mail. Makasih

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan