-->

Kronik Toggle

Babad Diponegoro Resmi Diajukan ke UNESCO Besok

Jakarta-Naskah Babad Diponegoro dan Ilagaligo akan resmi diajukan sebagai warisan dunia besok. Kepala Bagian Koleksi Khusus Perpustakaan Nasional yang juga anggota tim pengajuan Babad Diponegoro Nindyo Nugroho mengatakan, naskah itu akan disosialisasikan di hadapan Komite Nasional Indonesia untuk badan kebudayaan PBB, UNESCO, di Departemen Pendidikan Nasional, besok pagi.

Menurut Nindyo, naskah itu akan dilaporkan ke perwakilan UNESCO di Makao pada 8 dan 9 Maret mendatang. “Sidang UNESCO di Paris akan memutuskan pada Oktober tahun ini,” kata Nindyo saat dihubungi Tempo pada Senin sore.

Babad Diponegoro merupakan otobiografi Pangeran Diponegoro. Naskah asli berjudul Babad Dipå Nĕgårå sudah tak jelas keberadaannya. Tapi, Perpustakaan Nasional masih menyimpan salinan Babad yang kondisinya saat ini sudah memprihatinkan tersebut. Sedangkan Ilagaligo merupakan legenda rakyat Bugis, Sulawesi Selatan.

Jika keduanya diterima sebagai warisan dunia, kata Nindyo, berarti Indonesia merupakan pemilik sah naskah tersebut. Negara lain tak bisa mengklaim naskah itu sebagai miliknya. Babad Diponegoro dan Ilagaligo akan menyusul Negarakertagama yang telah lebih dulu menjadi warisan dunia.

*) Dikronik dari Tempointeraktif 01 Maret 2010

1 Comment

lutfianto - 18. Mar, 2010 -

ya, bagus. supaya dapat dijadikan referensi dan membangun ketokohan pemimpin umat islam sedunia ini (indonesia). saya butuh referensi tentang Pangeran Diponegoro. mungkin bisa berkirim informasi dengan saya di lootfie80@yahoo.com

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan