Day: March 1, 2010

Babad Diponegoro Resmi Diajukan ke UNESCO Besok

Jakarta-Naskah Babad Diponegoro dan Ilagaligo akan resmi diajukan sebagai warisan dunia besok. Kepala Bagian Koleksi Khusus Perpustakaan Nasional yang juga anggota tim pengajuan Babad Diponegoro Nindyo Nugroho mengatakan, naskah itu akan disosialisasikan di hadapan Komite Nasional Indonesia untuk badan kebudayaan PBB, UNESCO, di Departemen Pendidikan Nasional, besok pagi.

Selengkapnya >>

Menjadi Ghostwriter (3)

Menjadi ghostwriter juga dijalani Bonari Nabonenar. Penulis yang juga jurnalis itu mengatakan, tidak ada yang salah dengan menjadi ghostwriter. Tidak ada yang dirugikan dan sama-sama menguntungkan. Hanya, Bonari mengatakan, dirinya

Selengkapnya >>

Menjadi Ghostwriter (2)

Djoko Prakoso mengawali ”profesi” sebagai ghostwriter sekitar sepuluh tahun silam. “Awalnya, saya hanya bantu-bantu teman. Tapi, lama-lama saya dikenal getok tular memiliki aktivitas di bidang ini. Saya juga tidak pernah

Selengkapnya >>

Menjadi Ghost Writer (1)

Menjadi ghostwriter tentu saja tak pernah mudah. Seorang penulis bayangan yang baik adalah seni memberi hati dan menjadi orang lain. Seorang penulis ghostwriter papan atas yang minta dianonimkan membeber kiatnya.

Selengkapnya >>

28 Anak Jambu Kediri Luncurkan Buku

KEDIRI – Sebanyak 28 siswa Madrasah Tsanawiyah di Dusun Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri meluncurkan buku. Buku yang diberi judul “Aku dan Ibuku” ini bercerita tentang pengalaman mereka sehari-hari

Selengkapnya >>

Ada Buddha di Jambu Kediri

KEDIRI–“Saya jadi teringat pada ibu saya sendiri bagaimana susahnya membeli alat-alat sekolah,” demikian komentar Heri, salah seorang murid Mts Miftahul Huda yang ikut nonton bareng di halaman Gelaran Buku Jambu

Selengkapnya >>

Menjajal Pasar Sempit

DI negeri kelahirannya, Amerika Serikat, novel grafis karya Will Eisner terbilang laku, walau tak pernah dalam jumlah sensasional. Yang jelas, cetak ulang terus dilakukan sejak pertama kali terbit. Maklum, jenis komik dewasa berbobot sastra serius sudah lazim di sana. Pada 2004 saja, misalnya, penjualan novel grafis mencapai US$ 207 juta, melonjak hampir 300 persen dibanding lima tahun sebelumnya.

Selengkapnya >>

Dari Anggur Afrika sampai Tukang Pijit

BUKU bersampul corak batik cokelat itu nyaris rusak. Serpihan kertas terlihat saat buku itu dikeluarkan dari bungkus berbahan pencegah asam. Sebagian dari 1.151 halamannya lepas dari jilidan, sebagian lagi tak utuh. Berwarna kuning kecokelatan, kertas Eropa yang digunakan sudah kaku dan getas. Tulisan pegon, modifikasi aksara Jawi untuk menulis bahasa Arab, sudah mblobor dan tembus ke halaman lain.

Selengkapnya >>