-->

Kronik Toggle

Testimoni Susno Diakuinya Sebagai Draf Buku

Jakarta -Komisaris Jenderal Susno Duadji membantah telah membuat pengakuan tertulis kepada Panitia Angket Bank Century. Menurut dia, testimoni yang beredar di antara anggota panitia angket merupakan draf buku yang ditulis seseorang tentang dirinya.

“Itu draf buku yang belum saya setujui, jadi bukan testimoni,” kata Susno kepada <I>Tempo</I>, Selasa (26/1).

Draf tersebut, kata Susno, berjudul “Bhayangkara Sejati Tidak Pernah Mengeluh”. Tapi hingga kini ia belum sreg dengan isi draf itu.

Saat ini beredar testimoni yang diduga ditulis oleh Susno. Menurut seorang anggota Panitia Angket Bank Century, dokumen setebal 12 halaman itu diserahkan Susno saat bersaksi di Dewan Perwakilan Rakyat.

Judul testimoni yang beredar mirip dengan draf buku yang dimaksud Susno, “Bhayangkara Sejati Setia dan Loyal”. Dalam dokumen itu, orang yang diduga Susno menyebut bahwa penyidikan kasus Century oleh polisi dihentikan lantaran mengarah ke Wakil Presiden Boediono, yang saat itu hendak mengikuti pemilihan presiden.

Pada bagian lain, testimoni orang yang diduga Susno tersebut juga menulis tentang kasus yang menimpa Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto.

*) Dikronik dari Tempo online, 26 Januari 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan