-->

Kronik Toggle

Sekolah Ciputra Kenalkan Kearifan Lokal dengan Majalah Bahasa Jawa

Penjebar Semangat dan Joyoboyo di Dekat Pintu Perpustakaan

GUNAWAN SUTANTO

BEL berbunyi nyaring. Sebagian besar siswa-siswi SMP dan SMA Ciputra berlarian untuk masuk ke kelas. Sebagian lain memilih masuk ke perpustakaan di lantai 4. Di situ, mereka asyik memilih buku pelajaran dan wawasan umum.

Namanya saja sekolah internasional, fasilitas perpustakaan pasti mewah. Koleksi buku berbahasa Inggris mendominasi. Sebab, bahasa asing itu menjadi bahasa pengantar di sekolah yang berlokasi di permukiman elite Surabaya Barat tersebut.

Namun, di antara ribuan koleksi buku bahasa Inggris itu, ada dua majalah berbahasa Jawa dalam beberapa edisi. Dua media berbahasa lokal tersebut adalah Penjebar Semangat dan Joyoboyo. Bahkan, dua majalah itu ditata rapi di rak bagian depan, dekat pintu masuk perpustakaan.

“Ya, kami selama ini memang berlangganan dua majalah itu,” ucap Imam Suyudi, kepala SMP Ciputra, sambil mengambilkan satu edisi majalah berbahasa Jawa tersebut.

Menurut dia, hal tersebut setidaknya sengaja dilakukan untuk mengenalkan siswa pada budaya lokal. “Setidaknya, mereka tahu bahasa Jawa itu seperti apa,” terangnya.

Dia menjelaskan, selama ini memang banyak di antara siswa Ciputra yang tidak mengerti bahasa Jawa. Karena itu, sekolah merasa perlu mengajarkan local wisdom atau kearifan lokal, seperti kebudayaan dan seni asli Indonesia

*) Dikronik dari Jawa pos, 13 januari 2010 dengan judul asli Upaya Sekolah Ciputra Menanamkan Kearifan Lokal pada Siswa

3 Comments

berry - 09. Feb, 2010 -

woi slam kenal aku beruang mek iso guneman

Tukijo,S.Pd - 27. Apr, 2010 -

Saya mengapresiasi local wisdom..sy minta keterangan konep kearifan lokal di sekolah ciputra…karena sekolah saya juga sedang merintis kearifan lokal. Mohon dskripsiknya. Matr nuwun

Tukijo, S.Pd
SMP N 17 Semarang

Ki Anom - 27. Nov, 2010 -

pancen kudhu di tingkatake babagan kearifan lokal. kanggo numbuhake minat budaya lokal piyambak.
semana uga kearifan budipakerti kudu di tandur marang para siswa kabeh…

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan