-->

Kronik Toggle

Pameran Buku Awali Hari Jadi Kota Pasuruan

PASURUAN – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-324 Kota Pasuruan sudah dimulai. Kemarin (29/1) diawali dengan pameran buku yang digeber di gedung Gradhika Bhakti Praja. Pameran besar itu pun menarik perhatian luar biasa dari masyarakat Kota Pasuruan.

Ribuan buku digerai dengan penataan yang apik. Hanya didasari alas kayu yang ditata seperti panggung pendek berukuran 20 sentimeteran. Kemudian di atasnya dibeber kain polos dengan warna mencolok.

Sekitar pukul 08.30, Wali Kota Aminurrokhman menyempatkan diri membuka secara simbolis pameran buku tersebut. Setelah membuka pameran, orang nomor satu di Kota Pasuruan itu juga mengawali melihat seluruh isi pameran.

“Ternyata buku-bukunya bagus-bagus ya. Banyak yang keluaran terbaru, dan mencakup bacaan semua kalangan,” puji Wali Kota sesaat sebelum mengakhiri kunjungannya ke arena pameran buku tersebut.

Beberapa kali dia sempat membuka lembaran buku yang tampaknya cukup menarik perhatian. Sesekali juga diliriknya harga yang ditempel, dan diberi diskon khusus antara 15 – 70 persen oleh pihak penyelenggara tersebut.

Menurut dia, dengan penawaran harga spesial tersebut, pastilah masyarakat Kota Pasuruan akan tertarik untuk memiliki beberapa buku yang dipamerkan.

“Kegiatan seperti ini akan cukup berperan dalam peningkatan kecerdasan bangsa. Dengan banyak membaca buku, terbukalah jendela dunia,” tegas wali kota yang juga berharap pameran yang dibuka mulai 29 Januari sampai 7 Februari bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Pasuruan, dan sekitarnya.

Di sela-sela kunjungan wali kota, sudah banyak warga kota yang antre untuk turut menyaksikan seluruh isi pameran buku. Mereka tampak tidak sabar menunggu giliran bisa melihat dari dekat ragam buku yang dipamerkan.

“Sepertinya ragamnya banyak. Mumpung ada diskon, kalau ada yang pas di hati ya dibeli. Kapan lagi ada pameran buku sebesar ini di Kota Pasuruan,” celetuk Imron, salah seorang pengunjung.

Dan benar. Laki-laki itu kemudian mengambil sebuah kamus tebal bahasa Inggris yang dibelinya dengan harga Rp 100 ribu. Itu setelah dia mendapatkan diskon 15 persen dari harga semula yang dicantumkan di sudut bawah cover belakang buku tersebut. (via/yud)

*) Dikronik dari Jawa Pos, 30 januari 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan