-->

Kronik Toggle

Kenalkan Alquran Penuh Panduan

SURABAYA – Umat Islam atau siapa pun yang ingin mendalami Alquran kini tak perlu mengalami kesulitan lagi. Sebab, saat ini telah ada Alquran Bayan yang dilengkapi berbagai panduan. Hal itu memudahkan pembaca memahami ayat-ayat yang terkandung dalam kitab suci tersebut.

Alquran terbitan Bayan Qur’an itu diluncurkan kali pertama pada 19 Januari oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Kemarin (28/1), Alquran Bayan tersebut diperkenalkan kepada publik Surabaya di Ruang Bromo Hotel Sahid dan dibahas Rektor Institut Ilmu Alquran Jakarta Ahsin Sakhi Muhammad.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Arif Afandi, serta Guru Besar IAIN Sunan Ampel KH Roem Rowi. ”Penampilan Alquran Bayan sengaja dibuat semenarik mungkin agar pembaca berselera,” ungkap Ahsin.

Sebenarnya, secara esensial, Alquran Bayan tidak berbeda dari Alquran umumnya. Bedanya, Alquran tersebut dilengkapi terjemahan bahasa Indonesia, tajwid, munasabah kelompok ayat, indeks Alquran, untaian hikmah, doa-doa dalam Alquran, serta munasabah surat.

”Asbabunnuzul suatu ayat juga diceritakan,” tambah Ahsin. Asbabunnuzul suatu ayat adalah sejarah turunnya ayat. Di tiap halaman juga terdapat mutiara ayat. Mutiara ayat berisi kesimpulan pesan-pesan dalam suatu kelompok ayat dalam satu surat.

Wakil Gubernur Saifullah Yusuf menyambut baik peluncuran Alquran Bayan tersebut. ”Pembaca awam seperti saya akan sangat terbantu oleh hadirnya Alquran ini,” ungkapnya dalam sambutan. Dengan banyaknya panduan dan tampilan yang menarik, dia yakin Alquran akan menjadi bacaan yang diminati.

Dia menambahkan, di Indonesia banyak orang yang mahir membaca Alquran. Namun, sebagian di antara mereka tidak paham arti dan maksudnya. Dengan adanya Alquran Bayan, akan semakin banyak orang yang tidak sekadar membaca, tapi juga memahami Alquran.

”Orang Arab kalau melihat orang Indonesia baca Alquran cepat itu salut. Jadi, sayang kalau kita tak tahu maknanya,” tegas mantan menteri pembangunan daerah tertinggal tersebut.

Komentar senada disampaikan Arif Afandi. Mantan pemimpin redaksi Jawa Pos itu merasa senang atas terbitnya Alquran Bayan tersebut. ”Ini sangat memudahkan orang mendalami kandungan ayat-ayat Alquran,” ungkapnya. (rio/tom)

*) Dikronik dari Jawa Pos, 29 Januari 2010

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan