-->

Kronik Toggle

Puisi Nurdiana: Terkutuklah Pembakar Buku

http://id.mc771.mail.yahoo.com/mc/welcome?.gx=1&.tm=1252358387&.rand=elt3oj6tqqjdh#_pg=showMessage&sMid=3&&filterBy=&midIndex=3&mid=1_19125876_AMB7bHwAAMhTSqWLCwV3S07wJb8&m=1_19127992_ALt7bHwAAUQESqWP8Q1lbmdAUhQ,1_19127417_ALZ7bHwAAR8BSqWNuwRrfHtOlX4,1_19126745_ALt7bHwAAU5%2BSqWMrAMqTkcEoUs,1_19125876_AMB7bHwAAMhTSqWLCwV3S07wJb8,1_19125314_ALR7bHwAALsvSqWH1wVCvkP0XDs,1_19124752_AL17bHwAAXxQSqWCOA3t9xVl8Yo,1_2006251_ALl7bHwAAC8DSjPjkg8FtTR2N1o,1_2007116_ALd7bHwAAQ2gSjPfggKnnmpMdUI,1_2008017_ALp7bHwAAUn%2FSjPeqQgXIWSXnkw,&sort=date&order=down&startMid=0&pSize=25&hash=331db135f30f9170243388789f1b34c9&.jsrand=6727196
Nurdiana:
TERKUTUKLAH PEMBAKAR BUKU
Kala krisis moneter tengah mewabah,
Nusantara diterpa haru-biru,
Ada sarjana membakar buku,
Bagai raksasa bersuara serak,
Menyeringai menepuk dada,
Pemegang monopoli kebenaran.
Manusia beradab pakai otak,
Dari otak muncul ingatan,
Terhimpun jadi fikiran,
Fikiran disusun dalam tulisan,
Tulisan dibakukan dalam buku,
Buku penyimpan fikiran manusia,
Penyimpan isi hati sastrawan,
Pengumpul catatan wartawan,
Penghimpun data sejarah,
………… .
Betapa sulit lahirnya buku !
Alangkah mulia nilai buku !!!.
Hak asasi manusia dilindungi
Punya pendapat,
Menyuarakan fikiran,
Membukukan pandangan.
Bagai Krakatau meledak hembuskan lahar,
Hati penyair panas terbakar,
Baca berita sarjana membakar buku,
Buku itu mutiara peradaban,
Membakar buku memusnahkan peradaban,
Dosa tak berampun menghukum pembakar buku.
Pembakaran buku anti peradaban,
Tindakan fasis merajai kebenaran,
Harus ditentang harus dilawan,
Jangan biarkan Nusantara ditelan pembodohan.
8-9-2009.

Nurdiana:

TERKUTUKLAH PEMBAKAR BUKU

Kala krisis moneter tengah mewabah,

Nusantara diterpa haru-biru,

Ada sarjana membakar buku,

Bagai raksasa bersuara serak,

Menyeringai menepuk dada,

Pemegang monopoli kebenaran.

Manusia beradab pakai otak,

Dari otak muncul ingatan,

Terhimpun jadi fikiran,

Fikiran disusun dalam tulisan,

Tulisan dibakukan dalam buku,

Buku penyimpan fikiran manusia,

Penyimpan isi hati sastrawan,

Pengumpul catatan wartawan,

Penghimpun data sejarah,

………… .

Betapa sulit lahirnya buku !

Alangkah mulia nilai buku !!!.

Hak asasi manusia dilindungi

Punya pendapat,

Menyuarakan fikiran,

Membukukan pandangan.

Bagai Krakatau meledak hembuskan lahar,

Hati penyair panas terbakar,

Baca berita sarjana membakar buku,

Buku itu mutiara peradaban,

Membakar buku memusnahkan peradaban,

Dosa tak berampun menghukum pembakar buku.

Pembakaran buku anti peradaban,

Tindakan fasis merajai kebenaran,

Harus ditentang harus dilawan,

Jangan biarkan Nusantara ditelan pembodohan.

8-9-2009.

* Puisi ini disebarkan penulisnya ke pelbagai milis. Indonesia Buku menukilnya dari milis sastra-pembebasan@yahoograups.com

1 Comment

wildan - 09. Des, 2010 -

Itulah suara kaum PKI
Atau mereka yang merapatkan diri
Suara HAM adalah suaranya
Tak dipikir suara mereka yang menderita

Ingat 65, Ingat 48
Bukan hanya PKI mati, tapi banyak ulama mati
Tapi saat suara dibebaskan
PKI mati dicari-cari, Ulama mati ditinggalkan

Itulah kini…
Suara-suara PKI

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan