-->

Kronik Toggle

Dua Penulis Malang Menang Lomba Cerpen Bumiputra

Dua penulis dari Malang, Jawa Timur berhasil menjuarai Lomba Cerpen dan Esai AJB Bumiputera 1912, dan masing-masing berhasil menggondol hadiah sebesar Rp 5 Juta. Lucia Priandarini S menjadi yang terbaik untuk kategori Cerpen, sedangkan Anita D.Retnowati (Anita Rachmad) utnuk kategori Esai.

Hasil lomba yang diselenggarakan oleh AJB Bumiputera 1912 bekerjasama dengan Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSar MaLam) itu diumumkan, Selasa (01/09) di Wisma Bumiputera, Jakarta. Untuk kategori Cerpen diumumkan oleh Ketua Tim Juri, Kurnia Effendi dan kategori Esai oleh Ketua Tim Juri, Johannes Sugianto.

Dalam acara yang dihadiri oleh Direktur Utama Bumiputera, Dirman Pardosi dan Ketua Panitia HUT Bumiputera ke 97, Ana Mustamin, beberapa pemenang dari Jabotabek turut hadir seperti Dadang Sukandar, Berlianing Sari Pertiwi dan Anggie Nurqonita serta para penggiat Sastra Reboan. Hadiah yang disediakan adalah Rp 5 Juta untuk Juara I, Rp 4 Juta (Juara II), Rp 3 Juta (Juara III) dan Rp 1 Juta masing-masing untuk Pemenang Harapan.

Menurut Ketua Panitia, Ana Mustamin yang juga cerpenis, meskipun sosialiasi lomba ini tidak melalui media cetak dan hanya di dunia maya, baik melalui website www.bumiputera.com dan www.reboan.com, milis-milis sastra serta blog-blog pribadi namun respon dari para blogger dan penulis cukup menggembirakan. Untuk kategori cerpen lebih dari 500 naskah dikirimkan, dan untuk Esai sekitar 100 naskah.

Direktur Bumiputera, Dirman Pardosi juga merasa gembira atas minat untuk mengikuti lomba yang diadakan sebagai kepedulian Bumiputera terhadap peningkatan pemahaman akan asuransi lewat karya di bidang tulis. “Tinggal bagaimana hasil lomba ini bisa disosialisasikan,” ujar Dirman Pardosi.

Dalam catatan juri Cerpen yang disampaikan oleh Kurnia Effendi, meskipun tema asuransi pada awalnya dianggap sebagai suatu tantangan yang tidak ringan tapi dapat disikapi lewat tulisan-tulisan yang menarik. Sedangkan dalam catatan juri Esai yang disampaikan Johannes Sugianto, masih ada peserta yang kurang memperhatikan tema. Namun meski demikian, banyak ide menarik yang mengalir dengan lancar dari para peserta. Termasuk dari salah satu yang menjadi Pemenang Harapan yaitu Anggi Nurqonita yang baru berusia 12 tahun.

Tim Juri Cerpen adalah Kurnia Effendi, Adek Alwi dan Arie MP Tamba, sedang Tim Juri Esai adalah Johannes Sugianto, Nuruddin Ashyadie dan Binhad Nurohmat.

Daftar Pemenang Cerpen:

Juara :

1. Lucia Priandarini S (Malang) “Saat Berkemas”

2. Ita Siregar (Jakarta) “Asuransi”

3. Dadang Sukandar (Jakarta) “Pohon Rambutan”

Pemenang Harapan :

– Rifan Nazhib (Palembang) “Om Hanafi”

– Pringadi Abdi Surya (Jakarta) “Nol : Angka Manusia”

– Ani Ema Susanti (Jakarta) “Benalu Itu Hampir Mati, Tanpamu”

– Irine Rakhmawati (Jakarta) “Bongkah Impian di Lereng Gamping”

– Olyrinson (Pekanbaru) “Sebuah Keputusan”

Daftar Pemenang Esai

Juara :

1. Anita D. Retnowati (Malang) “Seandainya Ikan Laut itu Aku

2. Ratna Hidayati (Denpasar) “Memahami Polis”

3. Titiek Hariati (Malang) “Payung Tertua”

Pemenang Harapan:

– Triyanto (Yogyakarta) “Tradisi Menyumbang Vs Kebutuhan Masa Depan: Asuransi Sebagai Solusi”

– Berlianing Sari Pertiwi (Bogor) “Menjadi Manusia Modern Dengan Asuransi”

– Ririn Handayani (Jember) “Saatnya Berasuransi”

– Ratna Hidayati (Denpasar) “‘Jaminan Kepastian di Tengah Ketidakpastian”

– Anggi Nurqonita (Jakarta) “Apapun yang Terjadi, Cita-cita Tak Boleh Mati”

* Dinukil dari Kompascom Edisi 6 September 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan