-->

Kronik Toggle

Budi Hartono: Berkat Buku Bisa Beli Rumah dan Mobil

JP [ Sabtu, 05 September 2009 ]
Budi Hartono SPd, Guru SMPN 1 Surabaya yang Aktif
Menulis
Beli Rumah dan Mobil berkat Royalti Buku
Nama Budi Hartono mungkin sudah tidak asing lagi di
kalangan penerbit buku pelajaran. Dia sudah
menelurkan 38 judul buku, baik buku pelajaran maupun
buku umum.
SITI AISYAH
PELUH masih mengucur di dahi Budi Hartono ketika
ditemui Jawa Pos di tempatnya mengajar, SMPN 1
Surabaya. Budi baru datang di sekolah. Satu bonggelan
buku dijinjing di tangan kanan. ”Ini adalah sebagian
buku yang pernah saya tulis. Sisanya ada di rumah,”
ujar pria kelahiran Trenggalek, 12 Oktober 1960, itu.
Ya, di antara sekian banyak guru di Surabaya, Budi
adalah salah seorang guru yang cukup aktif menulis
buku. Bahkan, nama pria yang bakal menjabat kepala
sekolah SMPN 42 itu sudah terkenal di kalangan
penerbit buku. Tak jarang, bukan dia yang menawarkan
buku untuk diterbitkan kepada penerbit. Namun
sebaliknya, penerbitlah yang meminta dia membuat buku
untuk diterbitkan. ”Saya tidak seterkenal ini. Hanya
satu dua penerbit yang minta dituliskan buku,”
ujarnya merendah.
Pria yang sering menjadi penatar guru itu mengatakan
mulai menulis buku sejak pertama menjadi guru, yakni
pada 1983. Saat itu, dia menjadi guru di SMPN Sine,
Ngawi. Budi menulis karena senang dan pada 1984 mulai
menerbitkan buku praktikum siswa.
Tak hanya itu, Budi ingin membuktikan bahwa guru juga
bisa makmur kalau mau berusaha lebih. Sebab, pada
1980-an, guru tidak diperhatikan seperti saat ini.
Gajinya kecil dan tidak ada tunjangan prestasi
pendidik (TPP) dari sertifikasi.
”Saudara saya ada yang kerja di perpajakan. Gajinya
besar, tapi harus kerja sampai malam. Dari situ saya
percaya, saya bisa mendapatkan penghasilan setara
dengan dia kalau saya juga bekerja lebih,” ujarnya,
lalu tersenyum.
Yang dimaksudkan dengan bekerja lebih ialah menulis
buku sepulang mengajar di sekolah. Keyakinannya itu
membuahkan hasil. Buku pelajaran biologi berseri yang
dia tulis dan terbit pada 1989 membawa berkah dalam
hidupnya. Royalti buku tersebut bisa digunakan untuk
membeli rumah dan mobil pada 1993. Jika pasangan muda
pada umumnya berebut mencari rumah kontrakan ketika
menikah, tidak demikian halnya dengan Budi. Ketika
menikah pada 1994, Budi sudah bisa memboyong istrinya
ke rumah sendiri. ”Yang bisa mengubah nasib
seseorang kan usaha dari orang itu sendiri, saya
yakin dengan hal tersebut dan sekarang terbukti,”
jelas guru Fisika ini.
Peraih juara dua Guru Teladan Jatim 2009 untuk
jenjang SMP itu tidak hanya menulis buku pelajaran.
Buku-buku umum dan pegangan guru juga dia tulis. Dia
menyatakan, tidak semua buku bisa ditulis dengan
mudah. Apalagi, jika sedang punya banyak tanggungan.
Misalnya, harus membuat bahan ajar untuk siswa. Salah
satu buku yang menurut dia paling lama
penyelesaiannya adalah buku fisika untuk SMP RSBI
kelas 3. Seluruh buku tersebut berbahasa Inggris. Dia
menulis buku tersebut sejak 2002 dan baru diterbitkan
pada 2005.
Budi meenuturkan bahwa pendukung terbesar untuk
kesuksesannya saat ini adalah istri tercintanya, Sri
Hastuti. Ketika sedang menulis buku, tak jarang dia
tidur hingga larut malam. Nah, di saat-saat seperti
itu istrinya tidak lantas tidur terlebih dahulu.
Namun, dia menemani Budi hingga selesai.(*/tia)
Nama : Budi Hartono,SPd.SH,MSc,MM.
TTL: Trenggalek , 12 Oktober 1960
Pekerjaan: Guru Fisika SMPN 1 Surabaya
Kasek SMPN 42 Surabaya
Dosen Universitas Tri Tunggal Surabaya
Prestasi :
— Juara Penulisan Naskah IPA/Biologi Tingkat
Nasional (1996)
— Sertifikat Pendidik dengan Nilai 1.806,25 (2009)
— Juara II Guru Teladan Tingkat Jatim (2009)
Karya: 38 judul buku

[KODE KRONIK B Lok 2009 BHJP]

Budi Hartono SPd, Guru SMPN 1 Surabaya yang Aktif Menulis

Beli Rumah dan Mobil berkat Royalti Buku

——

Nama Budi Hartono mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan penerbit buku pelajaran. Dia sudah menelurkan 38 judul buku, baik buku pelajaran maupun buku umum.

—–

Peluh masih mengucur di dahi Budi Hartono ketika ditemui Jawa Pos di tempatnya mengajar, SMPN 1 Surabaya. Budi baru datang di sekolah. Satu bonggelan buku dijinjing di tangan kanan. ”Ini adalah sebagian buku yang pernah saya tulis. Sisanya ada di rumah,” ujar pria kelahiran Trenggalek, 12 Oktober 1960, itu.

Ya, di antara sekian banyak guru di Surabaya, Budi adalah salah seorang guru yang cukup aktif menulis buku. Bahkan, nama pria yang bakal menjabat kepala sekolah SMPN 42 itu sudah terkenal di kalangan penerbit buku. Tak jarang, bukan dia yang menawarkan buku untuk diterbitkan kepada penerbit. Namun sebaliknya, penerbitlah yang meminta dia membuat buku untuk diterbitkan. ”Saya tidak seterkenal ini. Hanya satu dua penerbit yang minta dituliskan buku,” ujarnya merendah.

Pria yang sering menjadi penatar guru itu mengatakan mulai menulis buku sejak pertama menjadi guru, yakni pada 1983. Saat itu, dia menjadi guru di SMPN Sine, Ngawi. Budi menulis karena senang dan pada 1984 mulai menerbitkan buku praktikum siswa.

Tak hanya itu, Budi ingin membuktikan bahwa guru juga bisa makmur kalau mau berusaha lebih. Sebab, pada 1980-an, guru tidak diperhatikan seperti saat ini. Gajinya kecil dan tidak ada tunjangan prestasi pendidik (TPP) dari sertifikasi.

”Saudara saya ada yang kerja di perpajakan. Gajinya besar, tapi harus kerja sampai malam. Dari situ saya percaya, saya bisa mendapatkan penghasilan setara dengan dia kalau saya juga bekerja lebih,” ujarnya, lalu tersenyum.

Yang dimaksudkan dengan bekerja lebih ialah menulis buku sepulang mengajar di sekolah. Keyakinannya itu membuahkan hasil. Buku pelajaran biologi berseri yang dia tulis dan terbit pada 1989 membawa berkah dalam hidupnya. Royalti buku tersebut bisa digunakan untuk membeli rumah dan mobil pada 1993. Jika pasangan muda pada umumnya berebut mencari rumah kontrakan ketika menikah, tidak demikian halnya dengan Budi. Ketika menikah pada 1994, Budi sudah bisa memboyong istrinya ke rumah sendiri. ”Yang bisa mengubah nasib seseorang kan usaha dari orang itu sendiri, saya yakin dengan hal tersebut dan sekarang terbukti,” jelas guru Fisika ini.

Peraih juara dua Guru Teladan Jatim 2009 untuk jenjang SMP itu tidak hanya menulis buku pelajaran. Buku-buku umum dan pegangan guru juga dia tulis. Dia menyatakan, tidak semua buku bisa ditulis dengan mudah. Apalagi, jika sedang punya banyak tanggungan. Misalnya, harus membuat bahan ajar untuk siswa. Salah satu buku yang menurut dia paling lama penyelesaiannya adalah buku fisika untuk SMP RSBI kelas 3. Seluruh buku tersebut berbahasa Inggris. Dia menulis buku tersebut sejak 2002 dan baru diterbitkan pada 2005.

Budi meenuturkan bahwa pendukung terbesar untuk kesuksesannya saat ini adalah istri tercintanya, Sri Hastuti. Ketika sedang menulis buku, tak jarang dia tidur hingga larut malam. Nah, di saat-saat seperti itu istrinya tidak lantas tidur terlebih dahulu. Namun, dia menemani Budi hingga selesai.

Nama : Budi Hartono,SPd.SH,MSc,MM.

TTL: Trenggalek , 12 Oktober 1960

Pekerjaan: Guru Fisika SMPN 1 Surabaya

Kasek SMPN 42 Surabaya

Dosen Universitas Tri Tunggal Surabaya

Prestasi :

— Juara Penulisan Naskah IPA/Biologi Tingkat Nasional (1996)

— Sertifikat Pendidik dengan Nilai 1.806,25 (2009)

— Juara II Guru Teladan Tingkat Jatim (2009)

Karya: 38 judul buku

* Dinukil dari Harian Jawa Pos Edisi 5 September 2009

32 Comments

dewa01api - 05. Sep, 2009 -

guru teladan. teladan karya, teladan penghasilan

pera - 06. Sep, 2009 -

keren..kisah ini bisa menginspirasi para guru 🙂
minta izin ku teruskan ya…

IBOEKOE - 06. Sep, 2009 -

Oke Pera… silakan….

agnes bemoe - 27. Jan, 2010 -

Apakah saya boleh meng-copy paste tulisan ini untuk melengkapi tulisan saya tentang penghasilan guru? Trims

Diana AV - 27. Jan, 2010 -

Silahkan Mbak Agnes… sebutkan sumber aslinya, ada di bawah artikel

Dra. Sastrawati S.Psi - 05. Apr, 2010 -

Menambah semangat untuk menulis ni ya, di mulai sedikit-sedikit ya baru jadi bukit . Tks ya masukannya. sampai 38 judul buku hebat ya ??? jadi cemburu ini pingin pandai juga. Bisa di copy ya untuk bahan2.

Erna Herawati - 03. Mei, 2010 -

Jadi terinspirasi & termotivasi utk menulis juga lanjut studi smp ke jenjang yg lbh tinggi lagi spt Pak Budi. Yach…belajar sepanjang hayat. Andai smua guru seperti beliau. Soalx kok miris melihat ada sebagian guru2 y disertifikasi tapi portofolio nya manipulasi..

sofyan - 04. Mei, 2010 -

jadi motivasi dan inspirasi bagi kita bahwa seorang guru yang inovatif dan kreatif dapat hdup dengan layak maju terus pak….. terima kasih atas infonya semoga dapat memotivasi kita seperti bapak

sri hastuti - 01. Jun, 2010 -

salut angkat topi ya buat jenengan saya buat nggak jadi-jadi ngantuk sehabis nulis setengah halaman, wah sulit ya nulis itu.

imam gusnadi - 15. Jun, 2010 -

sungguh perjuangan seorang guru yg patut diteladani,salut,dan sukses selalu

prastowo - 15. Jun, 2010 -

jadikanlah inspirasi ini untuk supaya generasi muda jangan berpangku tangan saja /santai ,bekerja giat demi masa depan cemerlang

tomo - 15. Jun, 2010 -

haloo teman iri ini rasanya pingin tapi kok males ya,mau nulis pingin tapi ngantuk thok

anggun - 15. Jun, 2010 -

memang pak guruku hebat angkat topi pak

qonitza - 15. Jun, 2010 -

ya jelas guru teladan pasti teladan hasilnya,kualitasnya,sukses pak

retnani - 15. Jun, 2010 -

aha tidak tidur buat buku mau niru buat cerpen siapa tahu ngetop

farida - 15. Jun, 2010 -

38 judul buku hebat saya mau niru boleh nggak ? memulainya dari mana ya?

reti - 15. Jun, 2010 -

ha,ha,ha 38 judul kecil ini pak saya sama sekali belum buat tapi saya akan buat 100 judul tapi ajarin dulu ya pak caranya.

dinai - 15. Jun, 2010 -

gaul ya pokok keren deh hasilnya

tasron - 04. Agu, 2010 -

wow sampeyan sdh menulis buku memang jenengan teladan tenanan saya besuk dolan ke jenengan berguru ilmu ya.

herman - 04. Agu, 2010 -

Bravo mr.budi saya akan mencoba menulis juga saya guru juga mr.

nadiarani - 04. Agu, 2010 -

hello pak saya muridnya memang pak budi kreatif inovatif,masih ada pulpen strom,dadu ajaib,buku ajaibnya pak,

kis - 04. Agu, 2010 -

Piye khabare mas budi masih hebat seperti jaman muda dulu khan,selain nulis khan hebat bermusik juga kan saya tahu hampir semua alat musik bisa . memang multilpe intelegencesnya jenengan tinggi

d2wi - 04. Agu, 2010 -

Benar itu pak budi juga pandai metafisika juga tuh,pandai main sulap juga saya ingin niru pak. saya muridnya yang bandel tapi rajin itu pak

ira - 30. Sep, 2010 -

angkat jempol dua untuk teman saya ini.

gusnadi - 09. Okt, 2010 -

Pak budi kapan siaran cerdas cermat TVRI lagi,jangan nulis aja tampil lagi dong dalam cerdas cermat smp &sma jatim

tithik - 05. Apr, 2011 -

wah hebat ya kagum gua.

tomi - 05. Apr, 2011 -

pak ks ruuarrrrr biasa

jsu - 11. Jul, 2012 -

Selamat Pak Kemarin sy lihat panjenengan sekarang tahun 2012 dapat penghargaan juga Kepala Sekolah Berprestasi tingkat jatim juara 2 hebat saya lihat pada apresiasi guru yg dihadiri 6000 guru dan menteri di PTC tanggal 23 Juni 2012.

dna - 11. Jul, 2012 -

Selamat pak menjadi Kepala sekolah prestasi juara 2 sejawa timur memang guruku yang hebat

joy - 04. Agu, 2012 -

Salut Bos kepala Berprestasi Jatim 2012 memang intan jatuh dimana saja tetap intan

jmin - 04. Agu, 2012 -

Hebat sy doakan selalu sukses bapak kepala sekolah berprestasi jatim

mak - 04. Agu, 2012 -

Hebat pak budi sy ucapkan selamat atas keberhasilan bapak

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan