-->

Kronik Toggle

Pengarang Buku Sejarah Batavia Juga Keserimpet Bom Kuningan

Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott memang menjadi hotel favorit kalangan eksekutif untuk mengadakan pertemuan. Wajar saja, bom yang meledak di Jumat pagi, 17 Juli 2009, itu sebagian korbannya kalangan kerah putih.

Salah satunya bernama Scott Merrillees, pengarang buku Batavia in Nineteenth Century Photographs. Scott Merrillees tercatat luka di bagian kaki dan sempat dibawa ke RS MMC.

Scott adalah warga negara Australia. Saat kejadian, ia berada di Hotel JW Marriott. Meski tergolong menderita luka ringan, Jumat malam (17/7) Scott dilaporkan telah meninggalkan RS MMC dan meneruskan pengobatan ke Singapura.

Scott Merrillees dikenal sebagai orang asing yang dekat dengan Indonesia. Ia dikenal sebagai ahli sejarah ekonomi Orde Baru, pernah mengajar di Jurusan Sejarah Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Jawa Tengah.

Buku Scott tentang Batavia salah satu buku yang cukup terkenal dan rujukan penting melihat potret Batavia di abad 19. Misalnya, seperti dinukil Oase Kompas edisi 29 Mei 2009, buku Scott memperlihatkan gambar sumur artesis yang dibikin begitu artistik dengan patung-patung di bagian kolom-kolom bangunan itu. Maka, bangunan ini pun jadi salah satu ikon Batavia kala itu. Air dari sumur ini menghidupi warga di Meester Cornelis (Jatinegara) dan seluruh Batavia, gratis pula. Pipa air mengalir hingga 90 km ke rumah-rumah warga, khususnya warga Eropa. Pasalnya, banyak warga Batavia tak suka cita rasa air sumur artesis.

* Diolah dari Harian Kompas Edisi 18 Juli 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan