-->

Kronik Toggle

Halaman “Buku” Jawa Pos Ngalah dengan Shoping dan Basket

Pengaruh media massa untuk perluasan isu perbukuan cukup signifikan. Hal itu disebabkan lantaran keluasan edar media tersebut. Dan kita bersyukur, nyaris semua media massa, terutama sekali koran cetak, memberikan halaman khusus untuk ruang buku. Salah satu yang cukup terkenal adalah halaman buku Harian Jawa Pos.

“Rubrik itu sudah berumur tujuh tahun,” kata Arief Santoso, redaktur Budaya dan Buku Jawa Pos kepada Indonesia Buku saat diskusi di Perpustakaan C2O Surabaya (29/6).

Menurutnya, rubrik itu setiap pekannya menjadi ajang bagi para peminat buku, penulis-penulis resensi buku, memberikan informasi dan bahkan berpolemik. Apalagi jika perdebatan itu selalu memberikan kebaruan dan pencerahan baru. “Kita biasanya berharap sekali polemik buku ‘Di Balik Buku’ itu bukan hanya mengomentari penulis yang dibantah. Tapi memberi argumentasi-argumentasi kuat dan data-data baru. Syukur kalau memecahkan masalah.”

Yang juga dikatakan Arief adalah permohonan maafnya karena rubrik buku Harian Jawa Pos dalam beberapa kali tak bisa tampil setiap pekannya. Terutama sekali ketika di Surabaya muncul beberapa acara yang menyita cukup banyak halaman koran itu, seperti Surabaya Shoping Festival 2009 dan NBA Madness.

“Karena peristiwa itu menyita banyak halaman. Otomattis harus ada pengurangan halaman. Dan rubrik Buku salah satu yang ngalah untuk tampil dua pekan sekali. Tapi itu hanya sementara,” kata Arief. (GM)

1 Comment

Boby - 30. Jun, 2009 -

ngalah ama olahraga sih oke oke aja
ngalah ama shopping..ow ow…consumer mentality campaign?

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan