-->

Kronik Toggle

Hebat, Indonesia Punya Toko Buku Berjalan

Jakarta:Model toko buku mobil diluncurkan hari ini di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Departemen Pendidikan Nasional Depok, Jawa Barat, (23/2). Bertepatan dengan digelarnya Rembuk Nasional Pendidikan 2009.

“Saat ini jumlahnya baru 70 mobil, targetnya mencapai 1000 mobil sampai akhir tahun,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo saat memberikan sambutannya, Senin (23/2).

Toko buku mobil ini, ia menjelaskan, merupakan upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku murah. Toko buku mobil akan beroperasi ke kabupaten-kabupaten terutama yang didaerahnya belum tersedia toko buku. Selama ini, distribusi buku merupakan kendala yang sulit diatasi, “Dengan toko buku mobil diharapkan masalah selesai,” katanya.

Toko buku mobil ini nantinya akan lebih difokuskan pada penyediaan buku pelajaran berharga murah. Harga minimal buku Rp 4.452 per eksemplar. Selain itu disediakan pula buku-buku umum yang dijual dengan harga miring.

Setia Dharma Madjid, ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia menyatakan sudah 70 toko buku mobil siap beroperasi. Di antaranya di Sumatera Barat dan DKI Jakarta.

Ide peluncuran toko buku mobil, lanjut Setia, berawal dari sulitnya distribusi buku-buku pelajaran ke daerah. Kesulitan distribusi ini menyebabkan banyak daerah yang mengalami kelangkaan buku, kalaupun ada harganya akan sangat mahal.

“Toko buku mobil ini adalah upaya membuka jalur distribusi buku. Kita akan dekatkan buku ke masyarakat,” katanya.

Toko buku mobil merupakan hasil kerjasama antara penerbit dengan asosiasi toko buku diseluruh Indonesia. Mekanisme pengadaan toko buku mobil dilakukan oleh swasta. Jadi, pemerintah hanya sekedar mendukung. Untuk harga, buku teks pelajaran sudah ditentukan pemerintah dan buku umum/popular disesuaikan. Ketua Asosiasi Pusat Buku Indonesia menyatakan untuk memiliki toko buku mobil ini, modal yang harus disediakan sekitar Rp 240 juta, dengan rincian Rp 180 juta untuk pembelian mobil dan Rp 60 juta untuk penyediaan buku dan produk media lainnya.

*) Dikronik dari Tempointerkatif.com, 23 Februari 2009

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan