-->

Kronik Toggle

Idamkan Perpustakaan, Sabilas Salamah Terima Donasi

SURABAYA-Bisa dikatakan perpustakaan adalah jantung sekolah. Sedangkan buku adalah darah perpustakaan. Melalui perpustakaan, berbagai macam buku bisa dinikmati. Dengan buku, proses pendidikan tak akan putus.

Keberadaan perpustakaan memang harapan para siswa TK/MI Sabilas Salamah. SHOLEH MUCHSIN Ketua Yayasan Aba Muchsin sekaligus Kepala Sekolah MI Sabilas Salamah memiliki keinginan untuk membuat sebuah perpustakaan di sekolah yang terletak di Jl. Dupak Bangunrejo 49 Surabaya itu. Sayang, keinginan itu harus tersendat karena tidak adanya biaya.

Maklum, sekolah yang berada di tengah lokalisasi itu lebih mengutamakan anak-anak yatim, piatu, dhuafa dan anak PSK. Untuk mereka, biaya sekolah sengaja digratiskan karena banyak yang tidak mampu.

Namun, sepertinya kendala itu sudah teratasi. Senin (01/12) ini, Sabilas Salamah mendapat jawaban atas kesulitannya. Yayasan Kick Andy, Media Group dan PT Amerta Indah Otsuka memberikan bantuan pembangunan perpustakaan berbentuk uang dan buku-buku.

Bantuan diserahkan langsung oleh YOSHIHIRO BANDO CEO PT Amerta Indah Otsuka dan ALI SADIKIN Ketua Harian Yayasan Kick Andy kepada Aba MUCHSIN-sapaan akrab SHOLEH MUCHSIN. “Ini bisa memberi motivasi untuk terus berpartisipasi secara nyata untuk memajukan kualitas pendidikan bangsa,” kata YOSHIHIRO.

Pemberian bantuan ini masih dalam rangkaian acara Satu Hati Cerdaskan Bangsa yang diadakan beberapa waktu lalu. Sabilas Salamah merupakan sekolah pertama yang menerima donasi dari masyarakat yang dikumpulkan selama penyelenggaraan Satu Hati Cerdaskan Bangsa.

Terpilihnya Sabilas Salamah dinilai ALI SADIKIN sesuai dengan kriteria yang diinginkan Yayasan Kick Andy. “Di Indonesia ini banyak sekolah-sekolah yang hampir rubuh. Tapi bukan itu yang mau kita bantu. Yang kita bantu adalah seseorang yang punya semangat pendidikan, seperti Aba MUCHSIN ini,” ujar ALI.

Saat diberi bantuan Rp 60 juta, Aba MUCHSIN mengaku tidak menyangka jumlahnya sebesar itu. Tapi, ia berjanji dana tersebut akan dimanfaatkan dan dihabiskan untuk anak-anak.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih. Uang ini akan dimanfaatkan dan dihabiskan untuk anak-anak untuk memberangkatkan mereka menjadi duta masyarakat . Saya tidak akan mengambil sepeserpun untuk diri saya sendiri,” ujar Aba MUCHSIN yang kini memiliki 358 anak didik.

Rencananya, dana tersebut akan digunakan Aba MUCHSIN membangun perpustakaan di lantai dua sekolahnya. Ia juga berkeinginan menambah fasilitas sekolah dengan laboratorium IPA, komputer dan UKS. (git/tin)

*) Suarasurabaya.net, 1 Desember 2008

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan