-->

Kronik Toggle

ICADL 2008: Menggagas Perpustakaan Digital di Masa Depan

BALI-International Conference on Asia-Pacific Digital Libraries (ICADL) 2008, yang digelar di Bali, mulai 2 – 5 Desember 2008, merupakan langkah strategis untuk menggagas masa depan perpustakaan Indonesia diera digitalisasi.

ICADL adalah sebuah konferensi internasional tahunan yang diadakan secara bergilir di berbagai kota di negara-negara Asia Pasifik. ICADL 2008 di Bali sekaligus menandai perluasan cakupan konferensi ini dari wilayah Asia menjadi Asia-Pasifik. ICADL 2008, yang dimulai Selasa (02/12) besok, merupakan event ke-11.

“Dari catatan kami, sampai dengan Jumat (28/11) lalu, jumlah peserta terdaftar telah mencapai 340 orang dengan 110 peserta asing (dari 29 negara) dan 230 peserta local, yang datang dari Sumatera sampai dengan Papua,” jelas ADITYA NUGRAHA mewakili Perpustakaan UK Petra Surabaya yang menjadi satu diantara host pada even bertaraf Internasional ini.

Untuk ICADL 2008, Perpustakaan UK Petra bersama Perpustakaan Nasional RI dan Perpustakaan Universitas Indonesia, disampaikan ADITYA, menjadi Host sekaligus Organizer sebuah event internasional di bidang perpustakaan & ilmu informasi tersebut.

Pada Selasa (02/12), lanjut ADITYA, ditempat yang sama juga digelar Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) I, dan diikuti seluruh peserta dari Indonesia. “Kita ingin mencoba menggagas apa saja sebenarnya yang menjadi bagian dari perpustakaan digital. Dan apakah Indonesia mampu menyelenggarakan itu. Inilah yang penting dibahas,” tambah ADITYA saat dihubungi suarasurabaya.net, Senin (01/12).

Digelar di Kartika Discovery Hotel, Kuta, Bali, diharapkan dari ajang internasional ini, lahir gagasan baru tentang perpustakaan dimasa depan. “Indonesia umumnya, dan Surabaya pada khususnya, dimasa mendatang membutuhkan digitalisasi sumber informasi, termasuk perpustakaan,” pungkas ADITYA NUGRAHA.(tok)

*) suarasurabaya.net 1 Desember 2008

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan