-->

Kronik Toggle

Pustakawan Asia Tenggara Bahas Perpustakaan Keliling

Yogyakarta: Sekitar 500 pustakawan dari kawasan Asia Tengara berkumpul di Yogyakarta untuk membahas tentang perpustakaan keliling, 10-12 November 2008. Seminar yang membahas tentang perpustakaan keliling ini akan dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X di Theater Trimurti, Prambanan, Senin (10/11) malam.

Menurut Sekjen Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), Zulfikar Zen, pembahasan tentang perpustakaan keliling ini sangat penting terkait dengan rencana pemerintah untuk merealisasikan 20 persen dana APBN dan APBD untuk sektor pendidikan. “Undang-undang menyebutkan, minimal lima persen anggaran sekolah atau 10 persen anggaran perguruan tinggi digunakan untuk perpustakaan,” jelas Zulfikar Zen kepada wartawan di kantor Fortakgama UGM, Senin (10/11) siang.

Jumlah perpustakaan keliling di Indonesia saat ini, lanjut Zulfikar Zen, baru ada 200 buah. Menurutnya, jumlah ini masih jauh dari mencukupi mengingat cakupan wilayah dan jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar. Zen bahkan menyatakan, banyak penyelenggara pemerintah di daerah serta pimpinan lembaga pendidikan yang belum peduli terhadap perpustakaan.

Samsul Bahri, salah seorang pengurus perpustakaan nasional, menyatakan bahwa keberadaan perpustakaan keliling sangat berpengaruh pada peningkatan minat baca. Keberadaan perpustakaan keliling makin penting mengingat kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas banyak pulau.

Menurut Samsul, kurangnya minat baca masyarakat juga disebabkan oleh terbatasnya tenaga pustakawan. Saat ini ada 3.600 pustakawan di Indonesia, sehingga seorang pustakawan harus melayani 70.000 orang. Idealnya, seorang pustakawan melayani 150 orang.

Pustakawan yang datang ke Yogya ini berasal dari Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Vietnam, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Mereka tergabung dalam Ikatan Pustakawan Asia Tenggara.

Heru CN

*) Dikronik Senin, 10 November 2008 | 12:05 WIB dari TEMPO Interaktif ,

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan